Beranda Badung News Rekomendasi Jatuh ke GIRIASA, Golkar Badung Berharap bisa Jadi Pengusung

Rekomendasi Jatuh ke GIRIASA, Golkar Badung Berharap bisa Jadi Pengusung

ist

Wayan Suyasa

 

MANGUPURA (BALIVIRAL NEWS) –

DPD II Golkar Badung menyatakan siap mengamankan perintah DPD Partai Golkar untuk Pilkada Badung, 9 Desember mendatang yang merekomendasi paket petahana, I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa (GIRIASA). Sebelumnya, partai yang menjadi motor utama Koalisi Rakyat Badung Bangkit (KRBB) ini mengusulkan paket I Gusti Ngurah Agung Diatmika dan I Wayan Muntra (Diatmika-Muntra). Hal tersebut disampaikan Ketua DPD II Golkar Badung, I Wayan Suyasa, S.H.

Saat ditemui di Kantor DPRD Badung, Senin (31/8/2020), Suyasa menyatakan belum mendapat surat resmi dari DPP terkait rekomendasi yang telah diserahkan ke I Nyoman Giri Prasta oleh Koordinator Pemenangan Pemilu Wilayah Bali, NTB, dan NTT Gde Sumerjaya Linggih, Minggu (30/8). “Walaupun secara resmi kan surat tembusan dari DPP kan belum ke DPD II. Nah, artinya kami sudah dapat baca dari WA teman-teman bahwa dukungan secara politis, rekomendasi dari DPP Partai Golkar ke GiriAsa. Kami akan mengamankan dan siap mendukung apa yang sudah digariskan oleh partai,” ungkapnya.

Walau menyatakan siap mengamankan rekomendasi tersebut, politisi asal Penarungan tersebut berharap Partai Golkar bisa menjadi pengusung calon GIRIASA. “Kami berharap PDI Perjuangan bisa mempertimbangkan Partai Golkar iktu sebagai pengusung GIRIASA, bukan sekadar pendukung,” tegas Suyasa yang juga Wakil Ketua DPRD Badung tersebut.

Dengan menjadi pengusung, katanya, Partai Golkar akan memiliki andil terhadap pasangan GIRIASA. “Kami tak mau sekadar pendukung,” tegasnya.

Tanpa kehadiran Golkar, otomatis Koalisi Rakyat Badung Bangkit (KRBB), tak lagi memenuhi syarat dukungan minimal 20 persen. Sebab, dalam koalisi tersebut, partai berlogo beringin itu mendominasi dengan 17,5 persen, Gerindra 5 persen dan Nasdem 2,5 persen. Secara aturan, dipastikan Partai Nasdem dan Gerindra tak bisa mengusung calon. Kedua partai tersebut hanya mengantongi 7,5 persen suara berasal dari 2,5 Nasdem dan 5 persen Gerindra.

Baca Juga  PSP Pemprov Bali Bertandang ke Gianyar Melawan Pemkab Gianyar FC

Editor N. Sarmawa