Beranda Another Region News Apresiasi Bali Jagadhita, Pj. Gubernur Bali Harap UMKM Bali Dapat Perluas Pasar...

Apresiasi Bali Jagadhita, Pj. Gubernur Bali Harap UMKM Bali Dapat Perluas Pasar dan Naik Kelas

Hosting Indonesia

bvn/hmprov

BALI JAGADHITA – Pj. Gubernur Bali SM Mahendra Jaya menghadiri pembukaan Bali Jagadhita V Tahun 2024, Senin (10/6/2024).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota tentunya membutuhkan peran dan kontribusi nyata dari instansi vertikal dalam memajukan pembangunan Bali. Untuk itu acara Bali Jagadhita 2024 yang diinisiasi dan difasilitasi oleh Bank Indonesia tentunya memberikan vibrasi positif bagi Bali dalam memajukan ekonomi Bali khususnya bidang UMKM. Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Bali SM Mahendra Jaya saat memberikan sambutan pada acara Pembukaan Bali Jagadhita 2024 bertempat di The Meru Hotel, Sanur pada Senin (10/6).

“Menarik makna Jagadhita yaitu memberikan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi masyarakat, kami berharap melalui event Bali Jagadhita Tahun 2024 ini UMKM Bali dapat memperluas pasar baik di dalam maupun di luar negeri dan tentunya UMKM Bali dapat naik kelas,” ungkap Mahendra Jaya.

Lebih lanjut, Mahendra mengungkapkan, sebagaimana diketahui, Provinsi Bali adalah satu dari 38 provinsi di Indonesia, wilayahnya tidak terlalu besar dibandingkan provinsi lainnya. Pada triwulan I tahun 2024, perekonomian Bali mengalami pertumbuhan secara year on year sebesar 5,98% lebih tinggi dari triwulan sebelumnya yang sebesar 5,86%, dengan pertumbuhan ekonomi Bali pada tahun 2023 sebesar 5,71%. Pertumbuhan ekonomi Bali pada tahun 2023 tersebut sudah lebih baik dari pada tahun 2019 sebelum pandemi covid-19 yang sebesar 5,6%. Menguatnya perekonomian Bali tentu tidak lepas dari kinerja investasi, bangkitnya industri pariwisata Bali, paralel dengan meningkatnya kunjungan wisatawan.

Pemerintah Provinsi Bali menyadari, saat sekarang ini industri pariwisata telah menjadi industri global, sangat kompetitif karenanya Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali, perlu untuk terus meningkatkan layanan, termasuk layanan informasi, menjaga ketersediaan pangan, menjamin keamanan dan kenyamanan, melalui penataan dan perbaikan infrastruktur sekaligus menjaga agar Bali sebagai destinasi wisata dengan kekuatan budaya tetap lestari.

Baca Juga  Wagub Paparkan Pariwisata Bali yang Berkelanjutan dan Berkualitas kepada Mahasiswa IPB Internasional

Namun, disampaikan Mahendra Jaya, bahwa Bali juga menyadari untuk mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi di Bali dibutuhkan dukungan investasi yang besar dan kuat dari berbagai sektor. Namun, tentunya tidak ingin akibat pembangunan yang tidak tertata dengan baik Bali yang kita kenal dengan keindahan alam dan keunikan budayanya, ke depan tidak ada lagi sawah dan sawah terasering akibat masifnya alih fungsi lahan untuk villa, hotel, restoran, dan sebagainya.

“Kita tidak ingin generasi yang akan datang mengetahui keindahan dan keunikan budaya Bali hanya dari video dan gambar-gambar. Mari kita membangun dan tetap menjaga kelestarian Bali, memang ada beberapa peluang investasi yang akan kita buka di Bali seperti Pusat Kebudayaan Bali, Bali Urban Rail dan Turyapada Tower (Desa Pegayaman, Buleleng), untuk mengatasi blank spot yang ada di Kabupaten Buleleng dan sekitarnya,” ucapnya.

Untuk itu, Pj. Gubernur berharap kegiatan Bali Jagadhita V ini meningkatkan animo para investor dalam dan luar negeri untuk berinvestasi di Bali sehingga percepatan pertumbuhan perekonomian Bali tercapai sesuai harapan dan tepat sasaran.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni Primanto Joewono menyampaikan bahwa Bali belajar banyak dari pandemi covid-19, dimana sebelumnya Bali hanya mengandalkan pariwisata dan ketika pariwisata tidak bergerak maka ekonomi Bali juga tidak ada pergerakan. Untuk itu, saat ini Bali sedang gencar untuk menambah sektor pertumbuhan ekonomi pada bidang lainnya, seperti UMKM, pertanian dan perikanan.

Dengan adanya semangat tersebut maka Bank Indonesia sangat mendukung langkah Bali untuk berbenah, sehingga Bali Jagadhita yang telah hadir untuk kelima kalinya sudah memberikan banyak manfaat bali Bali.

“Bali Jagadhita V kali ini kita fokuskan kepada perdagangan pariwisata dan investasi. Tiga poin ini akan kami support sehingga perekonomian Bali tidak hanya bertumpu pada pariwisata dan tentunya perekonomian Bali menjadi lebih merata di seluruh daerah,” pungkasnya.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Apresiasi "Launching" Layanan Polisi 110

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama desa wisata antara ASITA dengan Desa Taro, Penglipuran dan Pemuteran. Disaksikan oleh para undangan antara lain Duta Besar Polandia untuk Indonesia, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Forum Komunikasi Daerah Provinsi Bali serta undangan lainnya. (sar/hmprov)

Hosting Indonesia