Beranda Another Region News Berakhir Damai, Perkelahian Antarwarga di Balangan Karena Kesalahpahaman

Berakhir Damai, Perkelahian Antarwarga di Balangan Karena Kesalahpahaman

Hosting Indonesia

bvn/gung

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, Senin (19/2/2024) di Denpasar membenarkan adanya perkelahian dan pelemparan antara warga Cengkiling dengan buruh proyek sebuah villa di Jalan Pantai Balangan dekat Jimbaran Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Dia menceritakan kronologis singkat bahwa kejadian ini berawal Minggu, 18 Februari 2024, sekitar pukul 12.00 Wita. “Itu murni kesalahpahaman kedua belah pihak,” ujarnya.

Menurut keterangan saksi, ujar Kabid Humas, awalnya pada 14 Februari sekitar pukul 20.00 Wita ada seseorang yang melempar batu ke arah bedeng buruh proyek. Namun pelaku tidak terlihat dan Sabtu, 17 Februari pelemparan ke bedeng kembali terjadi dua kali. Ini mengakibatkan lubang pada triplek bedeng. Saksi kemudian keluar dan melihat dua sepeda motor jenis Honda Beat dan Vario lari namun tidak orangnya tak terlihat.

Keesokan harinya Minggu, 18 Februari sekitar pukul 07.00 Wita, saksi melihat kedua motor jenis yang sama, kemudian diberhentikan dan ditanya, siapa yang melempar bedeng tadi malam. Kedua orang itu menjawab, “Bukan saya Om”. “Kalau bukan kamu silakan lanjut, tetapi kalau kamu yang melakukan apa alasanmu,” ujar saksi.

Kemudian orang tersebut bilang menelepon teman, selanjutnya mereka pergi dan tidak berselang lama mereka datang beramai-ramai. Karena merasa terancam, saksi lalu memanggil teman-temannya juga dan sempat terjadi adu mulut dan saling lempar batu, namun saksi tidak ikut melempar.

Kejadian tersebut sempat menimbulkan keributan dan keramaian warga setempat dan mengakibatkan korban KY mengalami luka lebam pada pelipis samping mata kanan dan korban IKS luka robek kepala bagian belakang akibat lemparan batu.

Baca Juga  Wagub Cok. Ace Harap Paiketan Krama Istri dan Pasikian Pacalang Bali Perkuat Tugas dan Fungsi Desa Adat

“Setelah mendapatkan informasi, Unit Patroli dan Unit Opsnal Reskrim Polresta Denpasar dipimpin Pawas langsung mendatangi TKP, memeriksa korban dan para saksi. Menurut keterangan korban KY datang ke TKP karena lewat setelah mencari burung dan tidak tahu permasalahan, sedangkan korban IKS datang bersama warga karena melihat ada keributan di TKP,” jelasnya.

Dirinya melanjutkan, kemudian kedua belah pihak saling meminta maaf atas kesalahpahaman dan selesai dengan menandatangani surat perjanjian perdamaian antara kedua pihak.

Avitus Panjaitan mengimbau, kepada masyarakat, teman-teman ataupun saudara dari kedua belah pihak agar tenang dan tidak terprovokasi, juga kepada tokoh-tokoh masyarakat khususnya Kelurahan Jimbaran dan sekitarnya pihaknya ucapkan terima kasih karena membantu mengimbau masyarakatnya agar tidak terprovokasi, sehingga permasalahan tersebut tidak meluas dan segera diselesaikan dengan damai.

“Kami tegaskan bahwa permasalahan ini murni kesalahpahaman dan saat ini kedua belah pihak sudah berdamai,” tutupnya. (bvn4)

Hosting Indonesia