ist
Elqist Band
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Nuansa cinta saat ini masih mendominasi dunia musik Tanah Air, tak terkecuali juga musik Bali. Lagu bertemakan cinta memang paling mudah diterima oleh pendengar musik terlebih pada kalangan generasi muda. Hal inilah yang mendasari Elqist Band merilis single berjudul “Jantung Hati” pada awal Februari ini.
Lagu Jantung Hati ini adalah single kedua yang dirilis oleh band yang digawangi oleh Qupit (vokal), Eric Anggara (lead guitar), Dhanu (guitar) Satya (bass) dan dibantu Jonh Putra pada posisi drum.
Menurut Eric Anggara selaku pencipta lagu Jantung Hati ini, makna dari lagu tersebut ialah setiap orang mempunyai masa lalu, tapi setiap orang berhak memiliki masa depan yang lebih indah dari masa lalunya. “Lagu ini bercerita tentang laki-laki yang pernah memiliki problema di masa lalunya, karena dia pernah mengalami rasa kecewa dengan pasangannya dan hingga berjalannya waktu, laki-laki itu menemukan labuhan hati yang baru,” ungkap Eric, Rabu (24/2) pagi di Denpasar.
Ia menambahkan, dalam lagu ini, ia ingin membuat warna musik baru di blantika musik Bali. Dalam proses pengerjaannya, ia mengaku hanya menyelesaikan salam waktu 2 (dua) bulan. “Sangat singkat. Lagu ini dikerjakan hanya dua bulan hingga akhirnya lagu ini dirilis,” jelasnya.
Ditambahkan Eric, kendala yang dihadapi dalam pengerjaan lagu Jantung Hati ini ialah menyatukan komposisi nada. “Karena band ini adalah band baru, kita ingin dikenal dengan warna musik yang berbeda. Yang terlibat, selain kami dari para pesonil Elqist Nand, ada juga John Putra dan Goez Eneen dari Meneer Studio,” tambahnya.
Ia kembali menegaskan, single kedua ini akan dimasukkan dalam penggarapan mini album Elqist Band di samping singel pertama mereka yakni Kesunyian Hati. “Karena kami bekerja di beberapa instansi pemerintah, di setiap kami ada waktu luang, kami kumpul dan selalu membahas tentang project-project yang kami akan garap. Harapan kami, semoga lagu Jantung Hati ini bisa membuat nyaman para pendengar dan pecinta musik Bali dan Elqist Band bisa memberikan warna yang berbeda di blantika musik Bali,” imbuhnya.
Editor N. Sarmawa








































