Beranda Badung News Berharap Pemilu Damai, Made Sunarta Minta Tak Ada lagi Perusakan APK Caleg

Berharap Pemilu Damai, Made Sunarta Minta Tak Ada lagi Perusakan APK Caleg

Hosting Indonesia

bvn/wes

Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Sunarta

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Badung yang juga Wakil Ketua II DPRD Badung Made Sunarta menyayangkan terjadinya perusakan alat peraga kampanye (APK) baik baliho, spanduk maupun baner calon legislatif. Hal itu diungkapkannya saat ditemui di ruang kerjanya, DPRD Badung, Selasa (19/12/2023).

Made Sunarta berharap, pemilu presiden dan pemilu legislatif yang akan digelar pada 12 Februari 2024 bisa disambut dengan riang gembira, tanpa friksi dan gontok-gontokan. Sunarta pun meminta tak ada lagi perusakan APK baik baliho maupun spanduk para caleg. “Kami berharap pemilu aman dan damai. Karena itu, mari berdemokrasi dengan gembira,” tegasnya.

Sebagai destinasi pariwisata dunia, ujar politisi santun yang juga Bendesa Adat Abianbase tersebut, Bali tidak boleh rusak karena perbedaan warna maupun pendapat. Dalam menyongsong pileg dan pilpres 2024, ujarnya, semua berjalan dengan baik. “Yang namanya pesta tentu harus diikuti dengan bergembira, bukan dengan saling merusak baliho calon-calon legislatif. Bali harus tetap damai dan keamanannya terjamin sehingga wisatawan tetap merasa nyaman walaupun ada beragam bendera seperti merah, putih, biru, kuning dan sebagainya,” ungkapnya.

Saat dikatakan siapa yang harus bertanggung jawab ketika terjadi perusakan APK caleg, ujar pimpinan partai pemenang III di Badung tersebut menyatakan, kejadian ini harus disikapi dengan bijak, baik oleh pemerintah, pimpinan partai dan caleg dan lain-lain. Caranya, dengan memberi tahu, mendidik atau meminta kepada konstituen agar tidak melakukan perusakan. “Sekali lagi aparat termasuk KPU dan Bawaslu bersama-sama menjaga APK itu agar utuh,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Sunarta juga minta partai dan caleg tidak melanggar pemasangan APK. “Pemasangan APK jangan melanggar dan harus mengikuti ketentuan sehingga ada harmonisasi. Pelanggaran pemasangan APK menjadi salah satu penyebab adanya perusakan,” ungkapnya. (sar)

Baca Juga  Jadi Narasumber Digitalk Kemenkominfo, Ny. Putri Koster Dorong UMKM Bali Segera Urus NIB
Hosting Indonesia