Dewa Made Indra
DENPASAR (BALIVIRAL NEWS) –
Pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19 di Bali bertambah. Jika sebelumnya hanya 114 orang kini bertambah 7 orang sehingga jumlahnya menjadi 121 orang. Hal ini dikemukakan Sekda Provinsi Bali yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Bali Dewa Made Indra, Jumat (27/3).
Uji sampel, tegasnya, sudah dilakukan untuk 96 pasien. Dari uji sampel ini diketahui negatif 87 orang dan positif 9 orang. “Jumlah yang positif tetap 9 orang, tidak bertambah,” ujarnya.
Hasil yang keluar ini, ungkapnya, telah menggunakan tes dengan mekanisme yang lebih cepat. Pihaknya sudah menggunakan polymerase chain reaction (PCR) di laboratorium kesehatan Rumah Sakit Sanglah. Mulai hari ini pun, pihaknya sudah menggunakan rapid test untuk pasien dalam pengawasan (PDP) maupun orang dalam pengawasan (ODP).
Lewat PCR, katanya, sudah dilakukan untuk 40 orang. Hasilnya, 34 orang negatif dan 6 orang diuji lagi untuk lebih meyakinkan.
Sementara untuk rapid test, katanya, diprioritaskan untuk warga yang dikarantina baik di Bapelkesmas maupun di BPSDM Bali. Jumlah yang dikarantina 76 orang, 56 orang di Bapelkesmas dan 20 orang di BPSDM Bali. “Dari 21 orang yang dites dengan alat ini, ke-21 orang dinyatakan negatif,” katanya.
Bagi warga yang hasil tesnya negatif, Dewa Indra menyatakan akan diberikan surat keterangan bahwa yang bersangkutan sudah menjalani karantina serta menjalani tes yang hasilnya negatif. Mereka pun selanjutnya akan dipulangkan dan berikutnya menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.
Kepada warga di desa atau di banjar, Dewa Indra berharap, bisa menerima mereka serta memberi support. Dengan begitu, pencegahan covid 19 ini menjadi upaya bersama.
Editor Wes Arimbawa









































