Beranda Badung News Bupati Adi Arnawa Apresiasi Semangat Krama Desa Adat Kuta Gelar Atma Wedana

Bupati Adi Arnawa Apresiasi Semangat Krama Desa Adat Kuta Gelar Atma Wedana

bvn/hmbad

ATMA WEDANA – Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri Upacara Atma Wedana, Nyekah Kurung Nyatur Rebah, dan Upacara Manusa Yadnya (Mepandes/Metatah), Kamis (10/9), di Pura Segara, Kelurahan Kuta.

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Krama Desa Adat Kuta menggelar rangkaian Upacara Atma Wedana, Nyekah Kurung Nyatur Rebah, dan Upacara Manusa Yadnya (Mepandes/Metatah), Kamis (10/9). Kegiatan ini dipusatkan di Bale Peyadnyan, Pura Segara, Kelurahan Kuta, dengan menghadirkan Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Wijaya Nanda dari Griya Kutuh sebagai Yajamana Karya.

Semangat gotong royong krama Desa Adat Kuta dalam melaksanakan upacara masal ini mendapat apresiasi langsung dari jajaran pimpinan daerah. Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti hadir sebagai upasaksi serta mengikuti prosesi Ngastawang.

Wagub dalam sambutannya menyampaikan, Pemprov Bali dan Pemkab Badung terus bersinergi menata wilayah Kuta, termasuk melalui rencana pembangunan moda transportasi trem. Ia berpesan agar persatuan krama adat tetap kokoh terjaga demi masa depan generasi penerus.

“Masyarakat Kuta harus menjadi tuan di rumahnya sendiri. Kami mendoakan agar pelaksanaan upacara berjalan lancar dan krama Desa Adat Kuta tetap bersatu-padu menanggung suka dan duka,” kata Giri Prasta.

Seusai acara, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas rasa persatuan dan semangat gotong royong warga Desa Adat Kuta dalam menyelenggarakan upacara adat dan manusa yadnya secara masal ini.

“Selain dapat meringankan beban ekonomi krama, pelaksanaan upacara masal yang dikerjakan secara bersama-sama oleh 13 banjar ini menjadi bukti nyata kokohnya kebersamaan dan tradisi gotong royong warga Desa Adat Kuta. Kami berkomitmen untuk terus hadir mendampingi dan memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian adat, agama, dan budaya di Kabupaten Badung,” ujarnya.

Baca Juga  Jaya Negara Hadiri Karya Ngenteg Linggih, Caru Rsi Gana dan Piodalan Betara Begawan Penyarikan di Desa Ubung Kaja

Bendesa Adat Kuta I Komang Alit Ardana melaporkan, upacara masal ini meliputi Ngaben (12 sawa), Nyekah (91 sawa), Warak Keruron (60 sawa), Ngelangkir (20 sawa), dan Mepandes (68 orang). Puncak karya adat tersebut dijadwalkan jatuh pada 11 September.

“Seluruh banten dikerjakan oleh serati banten dari 13 banjar di Desa Adat Kuta. Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Badung dan Provinsi Bali yang telah banyak membantu, serta krama yang bahu-membahu menyukseskan kegiatan ini,” jelas Alit Ardana.

Upacara ini dihadiri anggota DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana, I Nyoman Sudana, I Wayan Puspa Negara, Sekcam Kuta I Putu Dedik Adi Ardiana beserta unsur Tripika, Bendesa Madya MDA Badung Ida Bagus Gede Widnyana, serta perwakilan PHDI, MDA Kecamatan Kuta, bendesa adat se-Kecamatan Kuta, perwakilan Lurah Kuta, dan krama desa. (dev/hmbad)