hmbad
BLK AGROINDUSTRI – Bupati Giri Prasta selaku Ketua MGPSSR Provinsi Bali saat menghadiri acara Peresmian Gedung BLK Agroindustri Yayasan Sapta Taksu Bang, Jumat (15/4) di Bangli.
BANGLI (BALIVIRALNEWS) –
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta selaku Ketua MGPSSR Provinsi Bali menghadiri acara peresmian gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Kejuruan Pengolahan Hasil Pertanian (Agroindustri) Yayasan Sapta Taksu Bang, Jumat (15/4) bertempat di Lingkungan/Br. Kubu, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Dalam kesempatan ini turut hadir pula anggota DPR Komisi IX DPR RI I Ketut Kariyasa Adnyana, Bupati Bangli Sang Nyoman Sudana Arta, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Perwakilan DPRD Bangli, Ketua MGPSSR Kabupaten Bangli I Ketut Kayana, Ketua Yayasan Sapta Taksu Bang I Nengah Tesan Darmayasa serta Anggota Yayasan.
Bupati Giri Prasta dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada anggota DPR RI Ketut Kariyasa Adnyana dengan salah satu programnya adalah balai latihan kerja (BLK) merupakan balai latihan kerja yayasan Sapta Taksu Bang yang bergerak di bidang agroindustri untuk pengolahan hasil pertanian. Kebetulan juga Kabupaten Bangli ini bergerak di bidang pertanian dalam arti luas dan harapannya dengan adanya balai latihan kerja agroindustri ini paling tidak bisa merekrut tenaga-tenaga yang bagus yang kuat untuk meningkatkan perekonomiannya.
“Misalkan kami di Badung, siap menandatangani MoU kerja sama kalau memang sudah tersedia di Bangli, sehingga hasil produksi yang ada di sini diberikan ke hotel-hotel. Ini yang perlu kami sampaikan termasuk ke restoran, maka kita harus prinsip menggunakan produk-produk lokal dan kalau misalkan nanti tidak ada di Bali baru kita mencari ke luar Bali. Itulah konsep kita untuk menjadikan tuan dirumah sendiri,” jelasnya.
Lebih lanjut Bupati Giri Prasta menyampaikan program ini akan berjalan karena potensi sudah ada di Bangli dan potensinya luar biasa. “Satu potensinya adalah sumber daya manusia. Kalau bicara sumber daya manusia, Bangli sangat paham masalah itu. Yang kedua adalah potensi alamnya, bagaimana tingkat daripada hara tanah, ketinggian termasuk keasaman tanah di sini memang bagus sekali untuk produktivitas seperti itu bahkan Bangli sudah terkenal misalkan contoh produksi jeruk bagus sekali,” imbuhnya.
Sementara itu Ketua Yayasan Sapta Taksu Bang I Nengah Tesan Darmayasa mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran undangan semua pada acara Peresmian Gedung BLK Komunitas Kejuruan Pengolahan Hasil Pertanian (Agroindustri) Yayasan Sapta Taksu Bang.
Yayasan ini yang dimiliki oleh pasemetonan MGPSSR Kabupaten Bangli. Adanya balai latihan kerja ini difasilitasi oleh anggota DPR RI Ketut Kariyasa Adnyana dengan memberikan bantuan Rp 850 juta yang dibagi menjadi dua tahap. Bantuan pertama mendapat Rp 500 juta untuk pembangunan tempat yayasan dengan cara swakelola. Penghabisan dana untuk pembangunan BLK ini sebesar Rp 514.940.000, kekurangannya ditutupi dengan bantuan dari pasemetonan MGPSSR Bangli. Untuk bantuan tahap kedua kekurangan dari Rp 850 juta yaitu Rp 350 juta akan digunakan untuk kelengkapan sarana prasarana yayasan. (dev/hmbad)








































