ist
PENDATAAN – Pelaksanaan pendataan penduduk nonpermanen di Banjar Wangaya Kelod, Jumat (18/9).
DENPASAR (BALIVIRAL NEWS) –
Sebagai upaya berkelanjutan untuk mendukung percepatan penanganan covid-19, seluruh stakeholder di Kota Denpasar terus bergerak dan bersinergi. Kali ini, guna memaksimalkan pencegahan lewat pemantauan mobilitas orang, Desa Dauh Puri Kaja turut menggencarkan sidak penduduk nonpermanen. Kegiatan yang menggandeng prajuru adat, babinsa, babinkamtibmas, dan linmas ini dilaksanakan di Banjar Wangaya Kelod pada Jumat (18/9).
Dari kegiatan tersebut, sedikitnya terdapat 43 orang penduduk nonpermanen yang terdata. Dari jumlah tersebut diketahui 28 orang berstatus dari Bali dan 15 lainya merupakan orang luar Bali.
Perbekel Desa Dauh Puri Kaja, I Gusti Ketut Sucipta saat dikonfirmasi Sabtu (19/9/2020) menjelaskan, dalam rangka memutus penyebaran covid-19 ini diperlukan upaya yang holistik dan berkelanjutan. Melalui pelaksanaan pendataan penduduk nonpermanen ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan kewaspadaan. Hal ini mengingat hampir seluruh wilayah di Bali dan Indonesia masih terjadi penambahan kasus aktif covid-19.
“Jadi lalu lintas orang juga penting untuk dipantau, sehingga dapat dipastikan mereka sehat, dan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan,” kata Gung Sucipta
Dikatakan, melonjaknya kasus covid-19 beberapa minggu ke belakang ini tentu menjadi catatan penting. Karenanya, dengan pendataan penduduk ini dapat dipetakan maksud dan tujuan kedatangan sehingga dapat dilaksanakan secrening awal terkait kesehatan.
“Kami sangat terbuka dengan siapa pun, mengingat Denpasar menjadi pusat pergerakan perekonomian, namun kesehatan masyarakat juga menjadi penting untuk diperhatikan,” jelasnya
Dalam kesempatan tersebut, selain melaksanakan sidak penduduk nonpermanen, turut dilaksanakan penegasan penerapan protokol kesehatan covid-19 melalui sosialisasi Pergub No.46 Tahun 2020 dan Perwali Nomor 48 Tahun 2020.
“Jadi kami mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam menerapkan protokol kesehatan, mulai dari cuci tangan, jaga jarak dan menggunakan masker,” pungkasnya.
Editor Wes Arimbawa








































