bvn/r
SELUMBUNG – Tim pengabdi yang diketuai I Gede Nandya Oktora P melakukan kegiatan masyarakat dilakukan di Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.
AMLAPURA (BALIVIRALNEWS) –
Universitas Udayana menghadirkan Program Udayana Mengabdi sebagai implementasi Tridarma Perguruan Tinggi dalam unsur pengabdian kepada masyarakat. Pada tahun ini, tim pengabdi yang diketuai oleh I Gede Nandya Oktora P, SE, MBA, CRA, CRP melakukan kegiatan masyarakat dilakukan di Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem yang merupakan salah satu desa binaan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana.
Selalu ada ‘kemilau’ di setiap jengkal di Bali. Pun Desa Selumbung, lahir dengan berbagai macam komoditas, seperti kelapa, padi, cengkeh, vanili, kakao, durian, madu, salak, dan wani. Mayoritas produksi dipegang oleh kelapa, yakni sebesar 70-80% dibandingkan komoditas lainnya. Kelapa biasanya dijual dalam dua bentuk, yaitu diolah menjadi virgin coconut oil atau yang dikenal dengan VCO secara tradisional dan kelapa yang langsung dijual tanpa melalui proses produksi. Namun, hasil perkebunan kelapa yang melimpah dan keterbatasan pengolahan hasil panen membawa permasalahan di tengah masyarakat akibat pemanfaatan hasil yang tidak maksimal.
Tim Fakultas Ekonomi dan Bisnis menghadirkan solusi atas permasalahan tersebut, dikemas dalam sebuah program pelatihan pengemasan produk, pelatihan digital marketing dan integrasi pasar untuk produk VCO dan POC di Desa Selumbung. Memperkenalkan inovasi produk baru berupa POC (Pupuk Organik Cair) berbahan dasar sabut kelapa, tim pengabdi yang terdiri atas dosen dan juga mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis merancang beberapa sub-program guna mengedukasi masyarakat sehingga nantinya, masyarakat mampu memproduksi dan menjual produk yang nantinya diharapkan dapat menjadi produk unggulan Desa Selumbuhng.
Mengawali program pengabdian ini, pada Rabu, 20 September 2023, telah dilaksanakan Program “Pelatihan Pembuatan, Pemasaran Digital, dan Integrasi Pasar POC dan VCO”, yang berlangsung di Kantor Desa Selumbung. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta, masyarakat desa dari unsur petani, perangkat desa, ibu PKK, dan para tokoh yang bergerak dalam bidang pertanian. Menghadirkan dua materi dengan dua pembicara yang telah unggul dalam bidangnya, yakni Materi Pengolahan Sampah Organik yang disajikan oleh Dr. I Gusti Ayu Lani Triani, STP, M.Si, selaku dosen Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Pertanian, serta dilengkapi dengan materi Pemasaran Digital dan Integrasi Pasar oleh I Gede Nandya Oktora P, selaku dosen Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Dua jam berlalu dengan kondusif, materi disambut dengan sangat baik dan ditutup dengan sesi diskusi yang sangat hangat mencari berbagai solusi atas permasalahan para petani. Solusi dan kebutuhan masyarakat, akan berusaha diwujudkan oleh tim pengabdi melalui eksekusi sub-program selanjutnya, tentu dengan jenis kegiatan yang berbeda, dan diharapkan dapat dihadiri oleh lebih banyak masyarakat.
Melalui program yang dirancang dalam kolaborasi marketing expert dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Akademisi Fakultas Pertanian Universitas Udayana diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Selumbung terkait cara pemasaran produk yang dihasilkan melalui pengemasan yang sesuai, upaya pemasaran digital untuk memperluas pangsa pasar, dan meraih pasar yang tepat untuk menjual produknya. Sebagai output akhir, tim pengabdi berharap agar Program Udayana Mengabdi ini dapat meningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat Desa Selumbung sekaligus mengurangi limbah yang mengganggu kenyamanan masyarakat, untuk kesejahteraan kehidupan masyarakat Desa Selumbung. (sar/r)









































