bvn/r
Wakil Ketua I DPRD Badung AA Ngurah Ketut Agus Nadhi Putra.
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Wakil Ketua I DPRD Badung Anak Agung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, SH, menilai harus ada upaya masif dan konstruktif dari seluruh stakeholder Pemkab Badung untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat agar terlepas dari status rentan miskin atau berpenghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan. Salah satu upaya tersebut usul Anak Agung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra adalah dengan merangkul Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Badung.
“Posisi Hipmi Badung sebagai organisasi independen non-partisan yang menghimpun para pengusaha muda Indonesia untuk menampung aspirasi dan mengembangkan kewirausahaan di kalangan pemuda dinilai sangat strategis,” ujar politisi Partai Golkar asal Kerobokan, Kuta Utara tersebut.
Lebih-lebih, katanya, Hipmi memiliki fokus pada pengembangan bisnis, membangun jejaring bisnis, serta mendorong kolaborasi antara pengusaha, pemerintah, dan sektor swasta.
“Pertama-tama saya mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya I Ketut Bijaya Negara sebagai Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Badung masa bakti 2025-2027,” ucap Anak Agung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra.
Mengacu tema “Semaya Artaguna Karya” yang bermakna “Bersatu Menciptakan Ekonomi yang Kuat” di acara pelantikan Pengurus Hipmi Badung bulan Maret 2025 lalu, Wakil Ketua I DPRD Badung itu mendorong masyarakat Gumi Keris menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Dengan menjadi “tuan” di rumah sendiri diharapkan penghasilan masyarakat Badung yang saat ini tercatat 99.887 KK di bawah Rp 5 juta bisa terdongkrak.
“Adapun beberapa hal yang perlu saya sampaikan terhadap Ketum Hipmi Badung terpilih, pertama, Ketum Hipmi Badung selalu menjalin komunikasi dan mensinergitaskan apa yang menjadi program-program Pemerintah Kabupaten Badung terhadap kemajuan Badung ke depan,” ucapnya.
“Kedua, yang perlu kita cermati bahwa Badung ini sumber pendapatannya ada di sektor pariwisata. Maka dari itu, saya harapkan Obix selaku Ketum Hipmi Badung juga bisa menghasilkan input-input terhadap pemerintah untuk bisa menaikkan pendapatan Badung. Maka dari itu, saya harapkan Ketum Hipmi untuk bisa ikut mendorong pemerintah mengatasi kendala-kendala yang kita hadapi agar pariwisata Badung tetap bisa diminati dan bertahan untuk ke depan. Salah satu kendala yang harus bisa kita atasi adalah bagaimana kita bisa mengatasi kemacetan, sampah, memprioritaskan infrastruktur di daerah-daerah wisata, dan bisa menyikapi maraknya bookingan villa-villa bodong,” lanjutnya.
“Ketiga, saya berharap Ketum Hipmi Badung bisa mengedukasi para pengusaha muda di Badung agar lebih kreatif di dalam perkembangan teknologi di era digitalisasi sekarang ini. Kita tidak boleh kalah cepat di rumah kita sendir. Hal yang terpenting saya tekankan adalah kita harus menjadi tuan di rumah kita sendiri dan bukan sebagai penonton. Intinya, segala potensi yang bisa diraih oleh para pengusaha lokal Badung harus lebih dimaksimalkan,” pesan Agus Nadi Putra. (sar/r)









































