Beranda Berita Utama Embat Penutup Gorong-gorong untuk Beli Obat, Pasutri Asal Banyuangi Dipolisikan

Embat Penutup Gorong-gorong untuk Beli Obat, Pasutri Asal Banyuangi Dipolisikan

Hosting Indonesia

bvn4

Tersangka pengembat penutup gorong-gorong diamankan polisi.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Dua pelaku pencurian penutup gorong-gorong masing-masing berinisial HSP (23) asal Banyuwangi, Jawa Timur seorang buruh harian lepas dan LAN (22) asal Banyuwangi, Jawa Timur, seorang ibu rumah tangga dengan pelapor berinisial GGP salah satu warga di Pedungan, Denpasar Selatan.

Tempat kejadi terjadi di Jalan Gurita I Perum Pedungan Indah Banjar Dukuh Pesirahan, Pedungan,Denpasar Selatan, Kamis (9/6) sekira pukul 09.00 Wita.

Dalam keterangan tertulisnya, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi, Selasa,(14/6) menyampaikan uraian singkat kronologis kejadian. Berawal pada Kamis, 9 Juni 2022 sekira pukul 09.00 Wita, pelapor melihat chat di Grup WA Perum Pedungan Indah. Saat itu pelapor melihat chat WA Ketua Lingkungan Perumahan berinisial IGW yang memberitahukan kalau ada penutup gorong-gorong hilang di depan rumahnya Pak Moody. Atas informasi tersebut kemudian pelapor bersama penghuni perumahan mendatangi lokasi tempat besi penutup gorong-gorong yang hilang dan saat itu pelapor mengetahui kalau memang benar satu buah besi penutup telah hilang.

Kemudian pelapor bersama warga lainnnya melihat eekaman CCTV yang terpasang di jalan tersebut. Saat itu dilihat ada seorang laki-laki bersama dengan perempuan yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol DK 5798 ADF datang dan mengambil besi penutup gorong-gorong tersebut. “Setelah melihat kejadian tersebut kemudian pelapor mengambil rekaman CCTV tersebut dan kemudian mengapload ke Instagram milik pelapor dengan nama “agungkanaka” dan kemudian pelapor TAG ke Punapi bali, Info Denpasar Viral dan Info Badung,” katanya.

Anggota Opsnal Reskrim Polsek Densel mendatangi TKP untuk mencari informasi dari saksi-saksi di TKP, dan selanjutnya pada Sabtu, tanggal 11 Juni 2022 sekira pukul 18.00 Wita, melakukan penyelidikan nopol sepeda motor yang dikendarai oleh para pelaku yang ternyata nama yang tertera sesuai dengan nopol tersebut adalah LAN yang beralamat di Jalan Noja Saraswati III Denpasar.

“Setelah melakukan pengecekan di alamat tersebut diketahui kalau LAN pemilik sepeda motor pernah tinggal di alamat tersebut namun saat ini telah menikah dengan seorang laki-laki asal Banyuwangi. Kemudian didapat informasi kalau LAN saat ini tinggal bersama dengan suaminya di Jalan Pulau Belitung, Denpasar Selatan, dan kemudian anggota Opsnal melakukan penyelidikan ke alamat dimaksud. Setelah dilakukan penyanggongan akhirnya pada Sabtu tanggal 11 Juni 2022 sekira pukul 23.30 Wita, kedua pelaku berhasil diamankan di kamar kosnya,” bebernya.

Saat diintrogasi laki-laki pengendarai sepeda motor mengambil besi penutup got mengaku bernama HSP dan perempuan dibonceng bernama LAN dan anak perempuannya yang berumur 3 tahun. “Saat itu kedua pelaku mengakui telah mengambil besi penutup got  pada Rabu tanggal 8 Juni 2022 sekira pukul 16.20 Wita,” ujarnya.

Kedua tersangka juga mengakui selain mengambil besi di tempat tersebut juga pernah mengambil besi penutup got di 11 tempat, masing-masing di Jalan Gelogor Carik Pemogan sebanyak 2 X, Jalan Piranha 1X, Jalan Intaran 1X, Jalan Gatsu Timur 1X, Jalan Kebo Iwa 1X, Jalan Buluh Indah 1X, Jalan pantai berawa 1X.

Dari keterangan kedua pasangan suami istri tersebut bahwa pencurian dilakukan untuk keperluan membeli obat anak yang sakit. Besi hasil curian sudah sempat dijual di rongsokan di Jalan Bung Tomo Denpasar seharga Rp 126.500. Uang hasil kejahatan tersebut digunakan pelaku untuk membeli kebutuhan obat anak yang sedang sakit (paracetamol hufagrip) sisanya dipakai untuk makan.

Atas perbuatanya pelaku dijerat dengan Pasal 362 KUHP dengan pidana penjara selama-lamanya 5 tahun. (bvn4)

Hosting Indonesia
Artikel sebelumyaPengangkatan Menteri Baru, Presiden Melihat Pengalaman dan Rekam Jejak
Artikel berikutnyaMenegangkan, Penampilan Tradisi Ngunying “Barong Swari” Desa Abuan, Bangli di PKB