Beranda Badung News Hadiri Raker, Made Suparta Soroti JUT, Subsidi Pupuk, dan Hama Tikus

Hadiri Raker, Made Suparta Soroti JUT, Subsidi Pupuk, dan Hama Tikus

bvn/sar

FOTO BERSAMA – Made Suparta (tengah) berfoto bersama usai melakukan rapat kerja dengan sejumlah OPD termasuk Dinas Pertanian dan Pangan, Senin (13/4/2026).

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Anggota Komisi II DPRD Badung Made Suparta, Senin (13/4/2026) menghadiri rapat kerja (raker) antara Komisi II dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dengan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung tahun 2025. Salah satu OPD yang diundang adalah Dinas Pertanian dan Pangan.

Kepada Dinas Pertanian dan Pangan Badung, politisi Partai Golkar dari Dapil Mengwi tersebut menyoroti tiga hal pokok yakni pupuk, jalan usaha tani (JUT) dan hama tikus. Dia minta Pemkab Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan memberi perhatian kepada tiga hal di atas.

Pupuk, ujarnya, sangat dibutuhkan untuk kelangsungan produksi pertanian. Pupuk sangat dibutuhkan petani untuk meningkatkan produktivitas di sektor pertanian baik di lahan basah maupun kering.

Karena itu, dia mendesak Pemkab Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan untuk meningkatkan subsidi pupuk. “Ketika biaya produksi bisa ditekan, tentu kesejahteraan petani akan meningkat,” tegasnya lagi.

Hal kedua yang menjadi sorotannya menyangkut jalan usaha tani (JUT). Saat ini banyak JUT dalam kondisi sudah rusak karena dibangun sejak tahun 2012, padahal JUT sangat dibutuhkan petani untuk membawa hasil pertaniannya kepada pembeli atau pasar.

Untuk itu, Made Suparta mendesak Pemkab Badung untuk memperbaiki ruas-ruas JUT yang saat ini dalam keadaan rusak. “JUT sangat urgen bagi petani untuk membawa hasil pertaniannya kepada pasar,” ujarnya.

Satu lagi terkait hama tikus yang terkadang membuat petani gagal panen. Untuk membasmi tikus, menurutnya, harus dilakukan secara sekala dan niskala. Secara niskala, sudah berjalan demgan melakukan Ngaben Tikus. “Ini saja belum cukup, perlu upaya sekala untuk bisa melakukan pembasmian,” katanya.

Baca Juga  Luncurkan Bimbel Bahasa Inggris Gratis, Graha Wicaksana Apresiasi Bupati Adi Arnawa

Menurut Made Suparta, hama tikus sangat merajalela saat ini hingga tidak jarang membuat petani gagal panen. “Kami minta Dinas Pertanian dan Pangan untuk mengambil sejumlah langkah sekala dan niskala dalam rangka membasmi hama tikus ini,” ungkapnya. (sar)