Beranda Badung News Ikut Tes Urine BNN, Wayan Suyasa Ajak Generasi Muda Tak Terjerat Narkoba

Ikut Tes Urine BNN, Wayan Suyasa Ajak Generasi Muda Tak Terjerat Narkoba

Hosting Indonesia

bvn/sar

NEGATIF – Wakil Ketua DPRD Badung Wayan Suyasa memperlihatkan hasil tes urine negatif usai pemeriksaan, Kamis (14/12/2023).

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Wakil Ketua DPRD Badung Wayan Suyasa, SH bersama sejumlah anggota DPRD Badung lainnya, Kamis (14/12/2023) memelopori dan mengikuti tes urine yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) di gedung DPRD Badung. Hasilnya, dipastikan negatif karena Ketua DPD Partai Golkar Badung tersebut memang menghindar atau menjauhi barang terlarang tersebut.

Selanjutnya, Wayan Suyasa yang digadang-gadang maju sebagai Badung 1 tersebut mengimbau masyarakat khususnya generasi muda untuk jangan sekali-sekali mencoba barang haram tersebut. “Sekali mencoba dipastikan ketagihan dan dampaknya tentu saja sangat buruk bagi kesehatan dan masa depan,” ujarnya.

Menurut Suyasa, narkoba memberikan kenikmatan semu dan halusinasi. Sebagai generasi muda yang nantinya akan melanjutkan tongkat kepemimpinan daerah khususnya di Badung, jangan sekali-sekali mencoba barang tersebut. “Karenanya, sekali lagi jauhi barang terlarang tersebut sehingga generasi muda nantinya siap untuk melanjutkan tongkat kepemimpinan baik di daerah, kabupaten dan provinsi maupun di tingkat nasional,” tegasnya.

Mengutip salah satu sumber, Suyasa yang juga Ketua Federasi Serikat Pekerja (FSP) Bali Kabupaten Badung tersebut mengungkapkan, narkoba menyebabkan setidaknya lima dampak buruk seperti dehidrasi, halusinasi, menurunnya tingkat kesadaran, kematian, dan menurunnya kualitas hidup. “Setidaknya ada 5 dampak buruk yang kemungkinan terjadi,” tegas Suyasa.

Dehidrasi, ungkapnya, penyalahgunaan zat tersebut bisa menyebabkan keseimbangan elektrolit berkurang. Akibatnya, badan kekurangan cairan. “Jika efek ini terus terjadi, tubuh akan kejang-kejang, muncul halusinasi, perilaku lebih agresif, dan rasa sesak pada bagian dada. Jangka panjang dari dampak dehidrasi ini dapat menyebabkan kerusakan pada otak,” ujarnya mengutip sumber tersebut.

Baca Juga  Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara "Talkshow" Keluarga Keren Cegah Stunting

Selanjutnya halusinasi akan muncul jika pemakaian berlangsung lama, bisa mengakibatkan dampak yang lebih buruk seperti gangguan mental, depresi, serta kecemasan terus-menerus.

Menurunnya tingkat kesadaran yakni pemakai yang menggunakan obat-obatan tersebut dalam dosis yang berlebih, efeknya justru membuat tubuh terlalu rileks sehingga kesadaran berkurang drastis.

Kematian merupakan dampak narkoba yang paling buruk terjadi jika si pemakai menggunakan obat-obatan tersebut dalam dosis yang tinggi atau yang dikenal dengan overdosis.

Sementara gangguan kualitas hidup, ujarnya, bahaya narkoba bukan hanya berdampak buruk bagi kondisi tubuh. Penggunaan obat-obatan tersebut juga bisa mempengaruhi kualitas hidup. Misalnya susah berkonsentrasi saat bekerja, mengalami masalah keuangan, hingga harus berurusan dengan pihak Kepolisian jika terbukti melanggar hukum.

Satu lagi, Suyasa menyarankan bagi pengguna untuk melaporkan diri kepada BNN. Bagi pengguna, ada jalan rehabilitasi yang disiapkan pemerintah. “Tujuannya jelas pemerintah berharap generasi muda yang menjadi harapan bangsa benar-benar terbebas dari jerat narkoba,” tegasnya. (sar)

Hosting Indonesia