ist
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Penambahan harian kasus sembuh covid-19 di Kota Denpasar kembali melejit pada Senin (31/5). Berdasarkan data resmi, kasus sembuh tercatat bertambah 36 orang dan kasus positif covid-19 bertambah 12 orang. Sementara kasus meninggal dunia bertambah 1 orang.
“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal bertambah 1 orang, kasus sembuh bertambah 36 orang dan kasus positif bertambah 12 orang. Masih terjadinya penularan covid-19 saat ini harus tetap menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Senin (31/5).
Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 14.950 kasus, angka kesembuhan pasien covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 14.391 orang (96,26 persen), meninggal dunia 347 orang (2,32 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 212 orang (1,42 persen). Terkait kasus meninggal dunia, pasien merupakan seorang perempuan yang berdomisili di Desa Pemecutan Kelod.
Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi covid-19 dengan varian baru.
“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus covid-19 di Denpasar meningkat. Jadi intinya kapan pun dan di mana pun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.
Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.
Editor Anggie Karinasari









































