Beranda Bali News Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit: BI Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Industri Keuangan

Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit: BI Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Industri Keuangan

ist

BERFOTO BERSAMA – Wagub Cok. Ace didampingi Kepala BI Perwakilan Bali Trisno Nugroho, dan anggota DPR RI GA Rai Wirajaya bersama pejabat lainnya berfoto bersama usai acara pembukaan vaksinasi untuk kalangan industri keuangan, Sabtu (6/3).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Bank Indonesia Perwakilan Bali bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Sabtu (6/3) menggelar vaksinasi covid-19 untuk kalangan industri keuangan. Ada sekitar 300 orang yang mengikuti vaksinasi tersebut yang terdiri atas pegawai organik BI beserta pasangan, seluruh pegawai nonorganik, pimpinan dan pegawai OJK serta pimpinan kantor perbankan di Denpasar.

Vaksinasi dibuka Wagub Bali Tjok. Oka Artha Ardana Sukawati (Cok. Ace). Acara ini juga dihadiri Kepala BI Perwakilan Bali Trisno Nugroho, Kepala OJK Bali serta anggota DPR RI Gusti Agung Rai Wirajaya.

Saat memberikan sambutan, Kepala BI Perwakilan Bali Trisno Nugroho menyatakan, industri keuangan yakni Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta perbankan di Bali sangat mendukung vaksinasi covid-19. Hal ini, ujar Trisno Nugroho, pandemi covid-19 yang sudah berjalan sekitar setahun ini telah menyebabkan perekonomian nasional mengalami kontraksi yang dalam sekitar -2,07 persen. “Khusus untuk Bali, kontraksi pertumbuhan ekonominya lebih dalam lagi mencapai -931 persen,” tegasnya.

Trisno Nugroho percaya, salah satu pilar utama pemulihan ekonomi adalah pada sektor kesehatan. “Kami sangat yakin apabila kesehatan pulih, maka ekonomi akan bangkit. Untuk itulah BI dan seluruh industri keuangan sangat mendukung program vaksinasi ini,” tegasnya lagi.

Pada kesempatan itu, Trisno juga mengucapkan terima kasih atas respons industri keuangan untuk menyukseskan program vaksinasi ini. Walau yang terdaftar tidak kurang dari 300 orang, katanya, jumlah ini masih sebagian kecil dari pelaku industri keuangan.

Baca Juga  Gubernur Koster Minta para Guru Mampu Jadi Motor Pencetak SDM Unggul

Selanjutnya, Trisno juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Provinsi Bali yang telah memberikan kuota vaksin bagi pekerja di industri keuangan. Dia berharap, program vaksinasi ini dapat berkelanjutan kepada seluruh pelaku industri keuangan sebagai salah satu pelayan publik yang memiliki mobilitas cukup tinggi berinteraksi dengan masyarakat.

Dia menegaskan, vaksin ini tidak serta merta membuat seseorang menjadi kebal dan terbebas dari covid-19. Vaksinasi ini juga tidak serta merta menggantikan implementasi protokol kesehatan. “Karena itu, vaksinasi harus tetap diiringi disiplin protokol kesehatan,” tegasnya.

Sementara itu, Wagub Bali Cok. Ace menyatakan vaksinasi ini merupakan peristiwa yang sangat penting. Kesadaran dan keinginan masyarakat untuk divaksin sangat tinggi  tetapi belum semua mendapat kesempatan untuk divaksin. “Karena itu, kesempatan ini agar dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh kalangan industri keuangan,” tegas tokoh Puri Ubud tersebut.

Menurut Cok. Ace, kasus baru covid-19 di Bali cenderung fluktuatif, namun kasus sembuh cenderung meningkat. “Ini tentu saja merupakan prestasi yang luar biasa. Selain karena disiplin masyarakat sangat tinggi, tentu juga vaksin juga meningkatkan imun masyarakat meningkat sehingga penularan bisa dicegah. Karena rasa percaya diri tinggi, imun tubuh pun jadi meningkat,” katanya.

Wagub Cok. Ace juga mengingatkan, vaksin jangan membuat kita abai terhadap protokol kesehatan. Dia mengakui, warga yang telah memperoleh vaksin kemungkinan tertular covid akan lebih kecil dibandingkan dengan warga yang belum mendapatkan vaksin.

Editor N. Sarmawa