ist
BOP – Ketua DPRD Badung Putu Parwata menyerahkan BOP kepada salah satu kelompok masyarakat, Selasa (2/2/2021).
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Ketua DPRD Badung, Dr. Drs. Putu Parwata MK, M.M., menyerahkan bantuan operasional pimpinan (BOP) kepada 10 kelompok masyarakat. BOP tersebut diserahkan secara serentak di ruang pimpinan DPRD Badung, Selasa (2/2/2021).
Kesepuluh kelompok masyarakat tersebut adalah Rorbas Bola Voli Abiansemal senilai Rp 2 juta, Sekeha Teruna Satya Laksana Banjar Sempidi Rp 1,5 juta, Sekeha Teruna Bhakti Yowana Banjar Banjaran Rp 2 juta, Sekeha Teruna Windhu Sari Banjar Batan Buah Rp 1,5 juta, Suka Duka Paguyuban Pemangku Astiti Widhi Banjar Batan Buah Rp 1,5 juta, Sekeha Teruna Shri Dharma Kanthi Banjar Belawan Rp 1,5 juta, Sekeha Teruna Putra Mekar Banjar Tegal Darmasaba Rp 1,5 juta, Tim Bola Voli Putra Batan Buah (PURBA) Rp 1 juta, Sekeha Shanti Swara Merdu Komala, Banjar Batan Buah Rp 1 juta, dan pengempon Pura Dalem Tungkub Br. Banjaran Rp 1 juta. Secara keseluruhan bantuan yang digelontor berjumlah Rp 14,5 juta.
Ditanya usai menyerahkan BOP tersebut, Ketua DPRD Badung Putu Parwata menegaskan, BOP merupakan bantuan operasional pimpinan yang diperolehnya Rp 12 juta per bulan. “Bantuan ini kami salurkan kepada kelompok masyarakat di Kabupaten Badung,” tegas Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung tersebut.
Dia menegaskan, BOP ini merupakan stimulus atau perangsang atau dana motivasi. Karena itu, bantuan yang diserahkan jumlahnya tidak besar. Dia hanya sebagai perangsang dalam hal mendukung kegiatan masyarakat supaya masyarakat mempunyai semangat yang besar untuk membangun aktivitasnya. Apakah itu aktivitas adat, seni, budaya, sosial, dan ekonomi. “Ini kita dorong semuanya supaya komponen bergerak sesuai dengan apa yang mereka harapkan,” tegasnya lagi.
Misalnya dalam hal seni, ya kita dorong, kita bantu dan kita fasilitasi. Jumlahnya tidak banyak, tetapi kalau sudah berkembang, sanggar-sanggarnya berkembang kita bisa beri alat musik atau gong, demikian pula ekonomi kreatif. “Kalau sudah berkembang, kita kasih modal besar. Pelestarian budaya juga begitu, kalau misalnya sudah besar seperti untuk membeli banten di banjar adat, pihaknya siap mendorong dalam bentuk hibah.
Dana BOP ini dipastikan dibagikan setiap bulan. Setiap bulan diberikan kepada siapa pun, tak mengenal ABCD. Sepanjang dia ber-KTP Badung, beridentitas jelas di Badung kita fasilitasi sehingga kreativitas generasi muda dan masyarakat Badung bisa berkembang. “Selanjutnya bisa diarahkan kepada bantuan yang lebih besar berupa hibah. Dengan demikian, semua potensi di Badung hidup dan berkembang,” tegas politisi PDIP asal Kuta Utara tersebut.
Editor N. Sarmawa








































