Beranda Badung News “Launching” Ketiga, 530 UMKM Daftar di Aplikasi BAGO

“Launching” Ketiga, 530 UMKM Daftar di Aplikasi BAGO

ist

KETIGA – Ketua DPRD Badung Putu Parwata menghadiri launching ketiga BAGO di wantilan Banjar Babakan, Canggu, Jumat (3/9/2021).

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Tercatat 530 UMKM di Kabupaten Badung telah mendaftar di Aplikasi Bago. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Badung, Putu Parwata saat launching ketiga BAGO,  Jumat (3/9/2021).

Saat ini sudah ada 530 UMKM yang mendaftar pada aplikasi BAGO. Dirinya pun memberikan apresiasi atas respon masyarakat terhadap aplikasi Bago tersebut.

“Jadi saya memberikan apresiasi dari respons masyarakat ini sangat luar biasa. Adanya pergeseran daripada cara pola kerja masyarakat bahwa sudah menyadari pentingnya ekonomi ini,” ungkap Putu Parwata saat menghadiri launching aplikasi Bago di Balai Banjar Babakan, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara.

Setelah melihat launching BAGO dari Ayunan, Mengwi dan Kuta Utara, dirinya melihat respons masyarakat semakin naik. Oleh karena itu dia berharap BAGO ini betul-betul bisa memberikan dorongan untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Peluncuran BAGO di Kuta Utara.

“Jadi aplikasi ini betul-betul murni untuk kepentingan masyarakat. BAGO bertujuan membangkitkan ekonomi kita dan ini yang kami dorong. Supaya apa? Kalau potensi di masing-masing desa bergerak berjalan, UMKM, IKM-nya, makanannya dan potensi lainnya itu bisa digandeng dengan aplikasi BAGO ini maka ekonomi itu akan bergerak sehingga terjadi pertumbuhan ekonomi,” kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung tersebut.

Lebih lanjut Parwata mengatakan, dalam aplikasi BAGO ini, pihaknya di Pemkab Badung hadir untuk mendorong supaya aplikasi ini digunakan oleh masyarakat Badung. Bahwa BAGO ini dari Badung oleh Badung untuk Badung bahkan dari Badung untuk Bali dan dari Bali untuk Indonesia.

“Jadi ini yang kita gerakkan sehingga perputaran ekonomi terjadi akibat kebersamaan kita pemerintah masyarakat dan peran swasta. Jadi aplikasi ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang ada di Badung,” ujarnya seraya menyebutkan saat ini sudah ada sekitar 1.000 user bergabung dalam aplikasi BAGO.

Baca Juga  Pasca Kebakaran, Bupati Giri Prasta Tinjau Pasar Desa Adat Penarungan. Pastikan Mulai Rabu, Bangunan Pasar Diperbaiki

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta yang diwakili Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung Made Widiana menyambut baik aplikasi BAGO ini. UMKM jadi banyak pilihan. Dia mengajak UMKM untuk mengembangkan aplikasi hasil karya putra Badung sendiri sehingga lebih bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada para UMKM kita kepada para pengguna aplikasi ini.

“Jadi, dengan aplikasi ini akan bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Badung dan menumbuhkan perekonomian di Provinsi Bali. Mudah-mudahan BAGO ini adalah dari Badung untuk Bali, dari Badung untuk Indonesia itu yang kita harapkan,” kata Made Widiana. (sar/bvn)