Beranda Bali News Lindungi Simpanan “Krama”, Ini Yang Dirancang BKS LPD Provinsi Bali

Lindungi Simpanan “Krama”, Ini Yang Dirancang BKS LPD Provinsi Bali

bvn/sar

Ketua BKS LPD Bali Nyoman Cendikiawan

 

SEMARAPURA (BALIVIRALNEWS) –

Badan Kerja Sama Lembaga Perkreditan Desa (BKS LPD) Provinsi Bali saat ini tengah merancang perlindungan dan penjaminan simpanan krama di LPD baik berupa tabungan maupun deposito. Hal itu diungkapkan Ketua BKS LPD Bali Nyoman Cendikiawan di sela-sela acara penyerahan bantuan lima unit komputer kepada lima LPD di Pura Kentel Gumi, Kamis (30/1/2025).

Menurutnya, program ini dirancang lewat musyawarah kerja BKS LPD. Lembaga penjamin simpanan ini, tegasnya, tidak bernama LPS tetapi DPS yakni Dana Penjamin Simpanan. “Dengan begitu, tidak ada lembaga di atas lembaga,” tegas Nyoman Cendikiawan.

Tujuannya, katanya, jelas untuk menjamin simpanan masyarakat (krama). Saat ini tengah dirancang berapa iurannya, berapa yang dijamin dan itu semua diputuskan dalam musyawarah kerja BKS LPD. “Tujuannya kami pastikan untuk menjamin simpanan krama di LPD,” tegasnya lagi.

Ditanya kapan DPS ini di-launching, Nyoman Cendekiawan berharap bisa secepatnya. Namun dia menyadari, program ini memerlukan proses, seperti studi banding dan setelah keputusan program ini bisa berjalan.

Dia pun minta dukungan semua pihak sehingga program ini bisa segera terealisasi, minimal upaya sudah dilakukan. Di luar itu, Cendekiawan pun minta pengawasan melekat dilakukan di desa adat sendiri. Dengan begitu, persoalan-persoalan yang terjadi bisa terdeteksi secara dini dan muaranya simpanan krama aman dan LPD bisa berjalan dengan baik.

Terkait penyerahan bantuan komputer ini, Nyoman Cendekiawan menyatakan sangat mendukung. Hal ini karena digitalisasi sudah harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. “Awal dimulai dengan komputerisasi. Dalam perkembangannya tentu LPD harus menerapkan digitalisasi untuk pelayanan keuangan LPD agar tak ketinggalan teknologi LPD Mobile sudah ada, ATM juga sudah ada bekerja sama dengan BPD,” tegasnya.

Baca Juga  BLK 2025, OJK Dorong Peningkatan Literasi Aset Kripto di Masyarakat

Dia menyatakan, LPD harus berteknologi Barat, tetapi jiwa kita tetap sebagai orang Timur. “Teknologinya kita ikuti biar lebih cepat, akurat dan sebagainya. Dengan begitu, LPD bisa berkontribusi kepada desa adat baik berupa pelestarian seni, budaya maupun ekonominya,” tegasnya. (sar)