Beranda Badung News Mahasiswa Prodi Teknologi Pangan FTP Unud Edukasi Siswa SD Tentang Bahaya Boraks...

Mahasiswa Prodi Teknologi Pangan FTP Unud Edukasi Siswa SD Tentang Bahaya Boraks dan Tata Cara Bedakan Makanan Sehat

0
Hosting Indonesia

hm-unud

BAHAYA BORAKS – Mahasiswa Prodi Teknologi Pangan FTP Unud edukasi siswa SD tentang bahaya boraks dan cara bedakan makanan sehat di SD N 1 Kubu, Bangli.

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Mahasiswa Prodi Teknologi Pangan FTP Unud di bawah naungan Himatepa melaksanakan pengabdian kepada masyarakat pada Sabtu, 23 April 2022. Kegiatan ini dilaksanakan untuk berkontribusi secara langsung kepada masyarakat, khususnya siswa di SDN 1 Kubu Bangli terkait dengan teknologi pangan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang bahaya boraks dan tata cara membedakan makanan sehat.

Kegiatan ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh WD 1 FTP Unud yaitu Dr. Sumiyati, S.TP., MP. Turut hadir dalam kegiatan ini adalah WD 2 FTP Unud Dr. Ir. Ni Made Wartini, M.P., Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli, Lurah Desa Kubu, Kepala Lingkungan Tegal Suci, Ketua KWT, Kepala SDN 1 Kubu, dan perwakilan dari seluruh organisasi kemahasiswaan di lingkungan FTP Unud.

Adapun rangkaian kegiatan ini diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan Penerimaan Panitia Pengabdian kepada Masyarakat di Kelurahan Kubu. Setelah penerimaan panitia secara resmi, acara dilanjutkan dengan sosialisasi di SDN 1 Kubu dengan memberikan edukasi terkait “Tata cara membedakan makanan sehat” dan “Mengenal apa itu boraks” kemudian penyebaran pamflet serta pembagian masker oleh panitia di 16 titik strategis di Kelurahan Kubu.

Ketua Panitia Pengabdian Kepada Masyarakat Adi Wibawa berharap, melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di lingkungan Kubu, Bangli. Khususnya bagi siswa di SDN 1 Kubu sehingga ke depannya siswa SDN 1 Kubu sudah mengenal lebih dini tentang makanan sehat dan mengetahui apa itu boraks, sehingga lebih peduli dan bisa lebih tanggap dengan makanan yang akan dikonsumsi yang dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar sehingga edukasi yang diberikan bisa diinformasikan dan bermanfaat bagi orang lain. (sar/hm-unud)

Hosting Indonesia
Artikel sebelumyaPeringati Hari Nelayan dan Hari Bumi, Dosen Prodi Teknologi Pangan FTP Unud Berkolaborasi Berdayakan Petani Rumput Laut
Artikel berikutnyaGandeng RRI Denpasar, FIB Persiapkan Program Magang Penyiaran dan Kejurnalistikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here