Beranda Budaya Ny. Sagung Antari Jaya Negara Buka Pelatihan Membuat Banten Otonan

Ny. Sagung Antari Jaya Negara Buka Pelatihan Membuat Banten Otonan

hmden

WHDI Denpasar kembali gelar pelatihan membuat banten otonan.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Ketua WHDI Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara membuka pelatihan membuat banten otonan di Desa Dauh Puri Kaja, Jalan Gatot Subroto IV Denpasar Utara, Minggu (10/4) Dalam pelatihan ini juga hadir istri Wakil Walikota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.

Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, pelatihan banten ini merupakan yang kedelapan kalinya. Menurutnya, pelatihan ini dilaksanakan secara berkelanjutan karena tingginya minat masyarakat khususnya wanita Hindu untuk bisa membuat banten otonan dan mengetahui makna banten sesuai sastra agama.

Selain itu kegiatan ini juga untuk menunjang program WHDI Kota Denpasar dalam bidang keagamaan. Maka dari itu Kegiatan ini diadakan langsung di setiap banjar di empat kecamatan se-Kota Denpasar dengan menyasar wanita Hindu dan sekeha teruna teruni.

Lebih lanjut Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, aktivitas wanita Hindu di Kota Denpasar dalam pelatihan kali ini masyarakat khususnya wanita Hindu tidak pernah surut untuk memahami makna dan filosofi serta unsur-unsur yang menjadi kelengkapan suatu banten atau upakara. Hal ini terbukti masyarakat yang hadir sangat antusias. “Antusiasme yang begitu besar dari masyarakat maka WHDI merespons positif antusiasme masyarakat dengan mengadakan pelatihan banten otonan ini,” kata Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Menurut Ny. Sagung Antari Jaya Negara, pelatihan membuat banten digelar karena banten otonan diperlukan setiap 6 bulan sekali untuk memperingati hari kelahiran. Ibu rumah tangga diharapkan bisa membuat banten otonan sendiri untuk keperluan anggota keluarganya sendiri dan bila sudah terbiasa dapat diterapkan pada lingkungan yang lebih luas lagi.

Baca Juga  Paskibra Badung Tahun 2023 Digelontor Rp 10 Juta per Orang

Selain itu, pelatihan membuat banten otonan penting dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar bisa membuatnya sesuai dengan sastra. Pembuatan banten otonan ini juga sangat sering diterapkan dan dilakukan oleh ibu rumah tangga. “Dengan dilaksanakan pelatihan ini minimal para ibu rumah tangga mengetahui dan bisa membuat banten otonan untuk anggota keluarga di rumah sendiri sesuai dengan sastra agama Hindu,” harapnya. (wes/hmden)