Beranda Badung News Pascalibur Nataru, Kunjungan Wisatawan ke Pantai Pandawa Turun hingga 80 Persen

Pascalibur Nataru, Kunjungan Wisatawan ke Pantai Pandawa Turun hingga 80 Persen

ist

Pantai Pandawa

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Jumlah kunjungan wisatawan ke Pantai Pandawa, Badung disebut, Minggu ataupun beberapa bulan kedepan belum dapat dipastikan berapa jumlah maupun peningkatannya naik atau sebaliknya. Hal itu disampaikan Direktur Utama BUMDA Desa Adat Kutuh, Badung, Ni Luh Hepi Wiradani di Badung.

Meskipun demikian, menurutnya, tetap selalu menjalin komunikasi dengan relasi travel agent serta tetap melakukan promosi secara masif di semua medsos serta tetap melaksanakan prokes secara maksimal. “Pihak kami belum bisa memastikan adanya peningkatan, karena belum begitu banyak bookingan yang datang, tetapi kami tetap berharap kunjungan meningkat minggu atau bulan kedepan,” jelasnya.

Jika dilihat kondisi kunjungan ke pantai Pandawa, Badung pascaliburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) mengalami penurunan sekitar 80%. Asal pengunjung rata-rata saat itu masih didominasi wisatawan domestik, baik perorangan maupun grup keluarga. “Ya, menurun jika dibandingakan sebelumnya,” cetusnya.

Dengan adanya kunjungan tersebut tentu tetap sangat disyukuri karena, saat ini di Pantai Pandawa SDM telah 100% dapat bekerja kembali. “Untuk system rolling kami masih berlakukan, karena merupakan agenda rutin kami, yang bertujuan untuk penyegaran dan penambahan kemampuan dan kompetensi kerja,” ucapnya.

Adapun langkah khusus dilakukan, yaitu dengan selalu menjalin komunikasi dengan relasi travel agent kami, dan selalu melakukan promosi secara masif di semua medsos serta tetap melaksanakan prokes secara maksimal.

Menurut Wiradani adapun kendala dihadapi yaitu, masih sedikit ketat prosedur prokes untuk memasuki Bali, tentu itu menjadi kendala karena wisatwan dari luar pulau, harus melalui aturan lumayan ketat memasuki Bali.

“Harapan kami, tentunya agar di tahun ini (2022), sektor pariwisata segera pulih dan segera menggeliat kembali, guna menunjang perekonomian kami di Bali dan di Pandawa khususnya,” pungkasnya. (bvn4)

Baca Juga  Suguhkan Sejarah Peringatan 729 Tahun Majapahit, Prodi Arkeologi dan Yayasan Arsari Dapat Pujian Menparekraf RI