Beranda Bali News Turun 62,07 Persen, Restrukturisasi Kredit Terdampak Covid-19 Terus Melandai

Turun 62,07 Persen, Restrukturisasi Kredit Terdampak Covid-19 Terus Melandai

Hosting Indonesia

bvn/sar

MELANDAI – Kepala OJK Bali saat acara Ngorta Bareng Media di Omma Dayclub Bali Kemenuh, Selasa (6/2/2024). Dikatakan, restrukturisasi kredit terdampak covid-19 terus melandai.

 

GIANYAR (BALIVIRALNEWS) –

Hingga Desember 2023, restrukturisasi kredit terdampak covid-19 di Bali (berdasarkan lokasi proyek) terus melandai. “Dari Rp 45,80 triliun posisi Desember 2020 menjadi Rp 17,37 triliun atau turun 62,07 persen posisi Desember 2023,” ujar Kepala OJK Bali Kristrianti Puji Rahayu didampingi Direktur Pengawasan LJK OJK Bali Ananda R. Mooy saat acara Ngorta Bareng Media, Selasa (6/2/2023).

Berdasarkan sektor ekonomi, katanya, restrukturisasi kredit covid-19 di Provinsi Bali didominasi oleh sektor penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum (39,99 persen), sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor (23,00 persen), dan sektor rumah tangga (15,14 persen).

“Menurunnya jumlah kredit restrukturisasi berdampak positif bagi penurunan rasio Loan at Risk (LaR) menjadi 19,55 persen dari sebelumnya 20,79 persen pada November 2023 (Desember 2022: 31,67 persen). OJK akan terus mendukung perbankan melalui langkah kebijakan yang diperlukan sehingga perbankan terus bertumbuh berkelanjutan namun tetap prudent dalam aspek manajemen risiko,” tegasnya.

OJK mendukung transisi yang baik (smooth) dari era pandemi dengan melakukan normalisasi kebijakan secara bertahap (targeted) sehingga tidak menimbulkan guncangan (cliff effect). Kebijakan ini akan ditempuh secara terukur sehingga tidak menimbulkan moral hazard. OJK juga telah meminta perbankan dan perusahaan pembiayaan untuk terus membentuk pencadangan yang memadai untuk mengantisipasi berbagai ketidakpastian yang bersumber dari perekonomian global ke depan. (sar)

Baca Juga  Ny. Putri Koster Ajak Seniman Bondres Ikut Sebarkan Program Pemerintah ke Masyarakat
Hosting Indonesia