bvn/gung
Jenazah korban dibawa ke RS Prof. IGNG Ngoerah.
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Seorang laki-laki berinisial RO (42) asal Kendal, Jawa Tengah, meninggal dunia diduga akibat berkelahi dalam pengaruh alkohol bersama temannya sendiri seorang laki-laki berinisial FAI (29) asal Wonosobo, Jawa Tengah.
Peristiwa terjadi, Jumat, 31 Juli 2026 sekitar pukul 03.00 Wita di depan mes PT Gangga Inti Lautan Di Azoria Suluban Jalan Pantai Suluban, Pecatur, Kuta Selatan, Badung.
Adapun kronologis kejadian disampaikan Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya. Kasus ini berawal dari kegiatan minum miras di depan mes kemudian menjadi keributan antara korban dan pelaku.
Pada saat minum, pelaku dan korban saling ejek. Pelaku dipukul terlebih dahulu oleh korban sehingga membuat pelaku membalas dengan pukulan ke arah bagian kepala, sempat terjadi pergumulan antara korban dan pelaku. “Setelah melihat korban tergeletak, pelaku meninggalkan korban dan kembali menuju bedeng mes,” jelasnya, Jumat (31/7/2026) di Denpasar.
Dirinya menyampaikan, kondisi korban saat ditemukan, korban tertelungkup di antara tiang beton tinggi kurang lebih 1 meter. Kedua mata lebam dan mengeluarkan darah, mengalami sejumlah luka di tubuh korban, dan hidung patah.
“Korban berada di tengah tengah pos security dan gudang dan sekitar TKP terdapat beberapa bahan material,” sebutnya.
Berdasarkan keterangan pelaku, berawal pada Kamis malam, sekitar pukul 20.00 WITA, pelaku sedang mengonsumsi miras seorang diri. Tidak lama kemudian, datang korban bersama 3 temannya dan pelaku kemudian minum bersama hingga menghabiskan satu botol arak sekitar pukul 22.00 WITA.
Setelah itu, korban mengajak untuk menambah minuman. Selanjutnya, pelaku dan korban pergi bersama menggunakan sepeda motor untuk membeli dua botol arak.
Dalam perjalanan, pelaku sempat terjatuh dari sepeda motor karena dalam keadaan mabuk. Saat itu, korban sempat mengejek karena terjatuh akibat pengaruh minuman keras.
Sampai di bedeng, pelaku dan korban masih saling mengejek. Pada saat korban turun dari sepeda motor, korban tiba-tiba memukul pelaku menggunakan tangan kanan dan mengenai mata kiri pelaku. Karena tidak terima, pelaku kemudian membalas dengan memukul korban. Selanjutnya, pelaku dan korban terlibat perkelahian dan saling pukul hingga bergulat.
Akibat perkelahian tersebut, korban mengalami luka dan mengeluarkan darah pada bagian mata. Pada saat korban dalam keadaan tengkurap, pelaku kembali memukul korban dari arah belakang menggunakan tangan kanan dan tangan kiri.
Setelah kejadian tersebut, pelaku meninggalkan korban dan pergi ke bedeng untuk beristirahat di kamar pelaku. “Sekitar pukul 12.20 Wita, seluruh rangkaian telah selesai dilaksanakan dan selanjutnya jenazah dibawa ke Rumah Sakit Prof. dr. IGNG Ngoerah,” tutup Saputra Jaya. (bvn4)










































