Beranda Berita Utama Sebanyak 9 Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh, Kasus Positif Bertambah 4...

Sebanyak 9 Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh, Kasus Positif Bertambah 4 Orang

ist

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Meski penambahan kasus sembuh covid-19 di Kota Denpasar terus bertambah, kasus positif covid-19 masih terjadi. Berdasarkan data resmi pada Minggu (30/5) kasus sembuh tercatat bertambah 9 orang dan kasus positif covid-19 bertambah 4 orang. Sementara kasus meninggal dunia bertambah 1 orang.

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal bertambah 1 orang, kasus sembuh bertambah 9 orang dan kasus positif bertambah 4 orang. Masih terjadinya penularan covid-19 saat ini harus tetap menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Minggu (30/5).

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 14.938 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 14.355 orang (96,10 persen), meninggal dunia sebanyak 346 orang (2,32 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 237 orang (1,58 persen). Terkait kasus meninggal dunia, pasien seorang laki-laki usia 50 tahun yang berdomisili di Desa Pemogan.

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dimana, meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus covid-19 di Denpasar meningkat. Jadi intinya kapan pun dan di mana pun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Baca Juga  Hasil Pemilihan Bendesa Adat Dibatalkan, Warga Banyuasri Datangi MDA Bali

Editor Wes Arimbawa