Beranda Berita Utama Sidang Paripurna Ke-16 DPRD Kota Denpasar, Pemkot Usulkan Ranperda APBD-P 2020...

Sidang Paripurna Ke-16 DPRD Kota Denpasar, Pemkot Usulkan Ranperda APBD-P 2020 dan Penyertaan Modal Daerah di PT JBM

ist

PARIPURNA – Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara saat mengikuti Sidang Paripurna ke-16 Masa Persidangan II DPRD Kota Denpasar secara virtual di Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar Senin (7/9/2020).

 

DENPASAR (BALIVIRAL NEWS) –

Pembukaan Sidang Paripurna ke-16 Masa Persidangan II DPRD Kota Denpasar digelar secara virtual Senin (7/9/2020). Sidang yang mengagendakan penyampaian usulan Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2020 dan Ranperda Penyertaan Modal Daerah pada Perseroan Terbatas Jamkrida Bali Mandara (JBM) Provinsi Bali ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira.

Sementara Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda AAN Rai Iswara mengikuti sidang paripurna secara virtual di Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar. Selain itu, tampak hadir pula secara virtual Wakil Ketua DPRD Kota I Made Mulyawan Arya, beserta jajaran pimpinan OPD dan Forkopimda Kota Denpasar.

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra dalam pidato pengantarnya menjelaskan, usulan APBD-P tahun 2020 ini didasarkan atas adanya penyesuaian terhadap penerimaan daerah baik yang bersumber dari pendapatan asli daerah, dana perimbangan, lain-lain pendapatan daerah yang sah serta adanya pergeseran anggaran antar unit organisasi, pergeseran anggaran antar kegiatan dan pergeseran anggaran antar jenis belanja.

“Ranperda APBD-P ini diusulkan dalam upaya memaksimalkan anggaran sebagai wujud nyata mewujudkan pembangunan Denpasar yang baik menuju kesejahteraan rakyat, utamanya dalam mendukung percepatan penanganan dan pemulihan ekonomi daerah di masa covid-19 ini,” ujar Rai Mantra.

Lebih lanjut dijelaskan, pada Ranperda APBD-P tahun 2020 ini pendapatan daerah tahun anggaran 2020 setelah perubahan dirancang Rp 1,77 triliun lebih, menurun Rp 445,00 miliar lebih atau 20,09% persen dibanding anggaran sebelum perubahan Rp 2,21 triliun lebih. Yang terdiri atas PAD yang dirancang Rp 632 miliar lebih

Baca Juga  Pendaftaran "Tenant" di Graha Yowana Suci Kota Denpasar Resmi Dibuka

Selain itu, dana perimbangan yang terdiri atas dana bagi hasil pajak, bagi hasil bukan pajak, dana alokasi umum, dana alokasi khusus yang dirancang Rp 829,73 miliar lebih. Untuk dana lain-lain pendapatan daerah yang sah seperti halnya pendapatan hibah, dana bagi hasil pajak, bantuan keuangan serta dana transfer lainya dirancang Rp 308,18 miliar lebih.

Lebih lanjut Rai Mantra menjelaskan, untuk belanja langsung dan tidak langsung setelah perubahan direncanakan Rp 2,00 triliun lebih menurun Rp 422,65 miliar lebih atau 17,39% persen dibanding anggaran sebelum perubahan Rp 2,43 triliun lebih.

Belanja tidak langsung dirancang Rp 1,14 triliun lebih mengalami penurunan Rp 92,31 miliar lebih atau 7,43% Persen dibanding anggaran sebelum perubahan Rp 1,24 triliun lebih.

Sedangkan belanja langsung dirancang menurun Rp 330,34 miliar lebih atau 27,81% persen dari anggaran sebelum perubahan Rp 1,18 triliun lebih menjadi Rp 851,42 miliar lebih. Dari rencana pendapatan dan belanja yang telah saya uraikan di atas diketahui bahwa Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 dirancang defisit Rp 237,42 miliar lebih yang akan ditutupi dengan pembiayaan daerah yang dirancang Rp 237,42 miliar.

Terkait Penyertaan Modal Daerah Kota Denpasar pada PT Jamkrida Bali Mandara, Rai Mantra menjelaskan bahwa hal ini merupakan salah satu strategi Pemerintah Kota dalam penguatan dan dukungan penjaminan kredit bag pelaku UMKM di Kota Denpasar. Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa keberadaan PT Jamkrida Bali Mandara saat ini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Provinsi Bali dan Kota Denpasar pada khususnya karena telah memberikan pelayanan penjaminan kredit di Provinsi Bali yang sebagian besar dinikmati oleh pelaku usaha di Kota Denpasar.

Baca Juga  Pascadirumahkan, Arya Mencoba Buka Usaha "Hegnel Coffee" di Desa

Selain tujuan peningkatan daya saing pelaku usaha dengan penjaminan kredit pada PT Jamkrida Bali Mandara, penyertaan modal yang akan dilaksanakan ini juga berdampak pada potensi peningkatan PAD berupa deviden dari penyertaan modal daerah tersebut. Potensi peningkatan PAD tersebut nantinya akan dapat digunakan dalam mewujudkan pembangunan di daerah demi kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar.

Editor Wes Arimbawa