Beranda Badung News Soal TPP PNS Badung yang Tertunda, Ini Kata Bupati Giri Prasta

Soal TPP PNS Badung yang Tertunda, Ini Kata Bupati Giri Prasta

sar

Bupati Giri Prasta

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Selasa (3/8/2021) memberikan statemen soal tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkab Badung yang belum terbayar hingga 4 bulan. Apa statemennya?

Saat diwawancarai seusai rapat paripurna terkait Rancangan KUA PPAS Badung tahun 2022 di DPRD Badung, Giri Prasta menyatakan tidak ada kendala terkait TPP bagi PNS di Badung. Menurutnya, itu sudah dilakukan kesepakatan.

TPP, katanya, merupakan tunjangan perbaikan penghasilan. Ini murni kewenangan dirinya selaku bupati. Yang paling prinsip untuk dipenuhi dulu, tegasnya, adalah gaji sesuai dengan regulasi dari pusat.

Berkenaan dengan TPP, katanya, harus menyesuaikan dengan pendapatan daerah Kabupaten Badung demi untuk kesejahteraan masyarakat. “Kita sudah sepakat, jangankan TPP itu dipotong atau misalkan pembayarannya agak lambat, hal itu karena kita masih mencari uang. Saya dari awal sudah bilang, operasional saya dipotong, upah pungut (UP) saya dipotong tak masalah,” katanya.

Dengan adanya masalah ini,  ungkap Giri Prasta, Badung bisa memberikan kepada seluruh masyarakat Badung melalui kepala keluarga (KK) di luar program Kemensos dan Kemendes. Kita bisa memberikan dana kepada masyarakat. Itu melalui program bantuan tidak terduga (BTT) bagi masyarakat yang terdampak pandemi covid-19.

Dia menekankan, strategi ini merupakan bagian dari priority dan urgency. Soal program apa pun, katanya, semua prioritas. Kalau bicara urgensi, ini contoh sekarang yang paling urgen adalah pandemi covid-19. Dari semua lini kita bergerak,” tegasnya.

Selain soal TPP, Bupati juga mengklarifikasi soal kesan bahwa Badung mengalami defisit karena dinilai kurang mampu mengelola anggaran. Menurutnya, defisit adalah antara pendapatan tak sesuai dengan belanja. APBD menurutnya adalah asumsi, belanja itu adalah komitmen.

Baca Juga  PAW di DPRD Badung, Bupati Giri Prasta Harapkan Suastiari Dapat Bekerja Sama untuk Kesejahteraan Masyarakat

Yang membuat defisit itu, ungkapnya, kita harus mampu mengerahkan semua. “Pertanyaannya sederhana, semua kabupaten, provinsi, maupun pusat defisit. Boleh dikatakan seperti itu, bahkan jujur kami katakan, di Badung kan program berjalan. Jawaban riilnya, Kabupaten Badung kan tak ada ngutang, apalagi ke bank. Program kita jalan. Pusat pun sampai melakukan pinjaman keluar dan itu untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Kedua, tegas Giri Prasta, bicara tentang tren di Kabupaten Badung. Sebelum pandemi covid-19 sejak menjadi Bupati, pendapatan asli daerah Kabupaten Badung melalui pajak hotel dan restoran meningkat. “Itu jawaban riil persoalan daripada yang disampaikan oleh media. Inilah penjelasannya, bahwa kami taat asas,” tegasnya. (sar/bvn)