Beranda Denpasar News ST Dharma Laksana Panjer dan TPS 3R Paku Sari Sasar Pola Pikir...

ST Dharma Laksana Panjer dan TPS 3R Paku Sari Sasar Pola Pikir dan Perilaku Warga agar Bijak Kelola Sampah

0
Hosting Indonesia

hmden

Proses pemilahan sampah di salah satu rumah warga.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Sekeha Teruna (ST) Dharma Laksana Banjar Kaja Kelurahan Panjer menggandeng dan berkolaborasi dengan TPS 3R Paku Sari menggelar kegiatan bank sampah pada Minggu (17/4). Kegiatan organiasi teruna teruni ini menyasar pola pikir dan perilaku warga agar dapat secara bijak mengelola sampah di rumah tangga, tempat usaha, tempat ibadah dan tempat lainnya.

Bertempat di Balai Banjar Kaja Kelurahan Panjer, kegiatan yang merupakan agenda rutin mingguan ini digelar sejak pukul 08.00 dan berlangsung selama 2 jam. Setelah sebelumnya kegiatan yang sempat vakum dalam kurun waktu 3 tahun dikarenakan pandemi covid-19 melanda ini mulai giat dilaksanakan kembali di bawah pantauan Desa Adat Panjer dan Kelurahan Panjer.

Lurah Panjer I Putu Budi Ari Wibawa menuturkan, kegiatan ini juga sebagai respons nyata terhadap regulasi Peraturan Gubernur Bali No. 47 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan Peraturan Walikota Denpasar No. 45 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Reduce, Reuse dan Recycle melalui Bank Sampah. “Melalui kegiatan ini kami sekaligus juga mensosialisasikan pararem Desa Adat Panjer terkait pengelolaan sampah berbasis sumber yang sebentar lagi akan disahkan,” katanya lebih lanjut.

Sejak awal didirikan di tahun 2016, keberadaan bank sampah ini bertujuan untuk membantu warga masyarakat mengelola dan memilah sampah. “Seperti yang kita tahu, sampah memiliki jenis berbeda. Sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomis nantinya bisa dibawa ke bank sampah, sedangkan sampah organik akan dibawa ke TPS 3R Paku Sari untuk dicacah dan dijadikan pupuk kompos,” imbuh Budi Ari.

Lebih lanjut Budi Ari menerangkan, kegiatan ini juga bentuk dukungan terhadap pemerintah yang sedang bersiap menyambut penyelenggaraan Event Presidensi G20 Tahun 2022 yang rencananya akan digelar di Bali. Pihaknya berharap, kegiatan ini dapat meminimalisir permasalahan sampah, utamanya dari tingkat desa/kelurahan. (wes/hmden)

Hosting Indonesia
Artikel sebelumyaSukma Arida Berbagi Pengalaman Terbitkan Disertasi Jadi Buku Populer di Pesantren Riset UGM
Artikel berikutnyaKasus Covid-19 Terus Melandai, Kasus Aktif di Kota Denpasar Masih 39 Orang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here