Beranda Badung News Tak Sekadar Dipralina, Wakil Ketua DPRD Badung Made Wijaya Berharap Ogoh-ogoh bisa...

Tak Sekadar Dipralina, Wakil Ketua DPRD Badung Made Wijaya Berharap Ogoh-ogoh bisa Dipentaskan

bvn/sar

Wakil Ketua DPRD Badung Made Wijaya.

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Wijaya memberikan apresiasi terhadap Pemkab Badung yang memberikan bantuan dana kreativitas kepada sekeha teruna dan yowana di Kabupaten Badung khususnya untuk pembuatan ogoh-ogoh menjelang Hari Raya Nyepi pada bulan Maret mendatang. Nilainya pun cukup besar masing-masing Rp 40 juta.

Dengan dana ini, tegas politisi Partai Gerindra tersebut, sekeha teruna dan yowana bisa mengasah kreativitas dalam hal pembuatan ogoh-ogoh khususnya di Kabupaten Badung. “Dengan dana ini, sekeha teruna dan yowana bisa berkreativitas dalam pembuatan ogoh-ogoh dengan ide-ide baru dan orisinal,” tegas anggota Dewan dari Dapil Kuta Selatan tersebut saat dihubungi Kamis (19/2/2026).

Ogoh-ogoh tersebut, tegasnya, dibuat dalam waktu yang agak panjang, beberapa bulan sebelum Pangerupukan. Jika hanya digunakan dalam sehari (pada malam Pangerupukan, red), setelah itu ogoh-ogoh dipralina atau dibakar, Wijaya menyatakan sangat kasian.

Karena itu, Made Wijaya yang juga Bendesa Adat Tanjung Benoa tersebut menyarankan, ogoh-ogoh bisa dipentaskan dalam sebuah parade seni di masing-masing desa adat. “Ini akan menjadi kebanggaan sekeha teruna dan yowana termasuk masyarakat. Selain kebanggan, pentas seni ogoh-ogoh juga menjadi apresiasi terhadap kreativitas sekeha teruna,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Made Wijaya juga meminta sekeha teruna tetap menjaga kerukunan dan persatuan di kalangan sekeha teruna. “Jangan sampai ada anggota ST yang tak bisa ke banjar, lantas muncul ucapan-ucapan saling sindir. Ini tentu tidak bagus,” ujarnya.

Untuk itu, dia berpesan kepada sekeha teruna agar mencari formula yang pas dalam hal pembuatan ogoh-ogoh yang memerlukan waktu yang agak panjang. “Jangan sampai pembuatan ogoh-ogoh menjadi ajang keributan di kalangan sekeha teruna,” ingatnya sembari menegaskan hal ini tak boleh terjadi di Kabupaten Badung. (sar)

Baca Juga  Di Kota Denpasar, 14 Pasien Covid-19 Sembuh