Beranda Berita Utama Tim Yustisi Denpasar Lakukan Penertiban PPKM Darurat di Pos Penyekatan

Tim Yustisi Denpasar Lakukan Penertiban PPKM Darurat di Pos Penyekatan

0
Hosting Indonesia

ist

PENERTIBAN – Penertiban yang dilakukan di sebuah pos penyekatan, Jumat (9/7/2021).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Tim Yustisi secara ketat melakukan penertiban pelaksanaan PPKM Darurat di setiap pos penyekatan yang ada di Denpasar. Hal itu dilakukan untuk menekan penularan covid-19 di Kota Denpasar.

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, untuk penertiban kali ini Jumat (9/7) dilaksanakan baik secara stationer dan mobile. Secara stationer dilakukan di beberapa titik penyekatan yakni Pos Penyekatan Biaung, Pos Penyekatan Jalan Gunung Salak, Pos Penyekatan Jalan Gunung Sanghyang, Pos Penyekatan Jalan Kebo Iwa Gatsu, Pos Penyekatan Uma Anyar.

Dalam penertiban secara stationer Tim Yustisi menjaring 87 pelanggaran di antaranya salah menggunakan masker sebanyak 20 orang tindakan yang dilakukan diberikan pembinaan, ditilang sebanyak 2 kendaraan karena tidak membawa surat lengkap dan 65 kendaraan harus putar balik karena surat tidak lengkap seperti tidak bawa surat keterangan kerja sektor esensial dan sektor kritikal.

Secara mobile, Tim Induk bergerak dari Kantor Satpol PP Kota Denpasar menuju Jalan WR Supratman Denpasar dengan mengimbau pedagang warung nasi Padang untuk tidak melayani makan di tempat selama PPKM Darurat. Memanggil 1 usaha dagang pakaian di Jalan WR Supratman. Sementara kegiatan operasi Tim Aman Nusa yang dikoordinir Polresta Denpasar bergerak mulai halaman Polresta Denpasar, kemudian dilanjutkan menuju Jalan Mahendradata, Jalan Teuku Umar Barat dan Jalan Imam Bonjol Denpasar. Dalam kegiatan ini memantau pelaksanaan kegiatan di sektor perbankan untuk memastikan menerapkan WFO maksimal 50 persen.

Untuk Tim Kecamatan Denpasar Barat bergerak dari Kantor Camat Denbar menuju Jalan Gunung Agung, Jalan Setiabudi, Sutomo, Gatot Subroto, Buluh Indah, Gunung Tangkuban Perahu, Gunung Salak dan Jalan Teuku Umar Barat Denpasar. Di sini tim tidak menemukan adanya pelanggaran, hanya mengimbau masyarakat untuk mentaati peraturan yang tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri

Dari sekian pelanggaran Sayoga mengaku yang salah menggunakan masker saat ditanya beralasan lupa dan terburu- buru. Untuk memberikan efek jera dalam kesempatan itu pelanggar juga diberikan sanksi fisik (push up) di tempat dan harus menandatangani surat pernyataan tidak melanggar lagi. Jika kemudian hari ditemukan melanggar lagi, mereka harus siap menerima tindakan lebih tegas.

“Dalam penertiban kali ini berjalan lancar tidak ada perlawanan meskipun banyak yang dijaring dan ada yang harus putar balik karena suratnya tidak lengkap,” ungkap Sayoga.

Sayoga menambahkan, penertiban kali ini sama seperti penertiban sebelumnya yakni pihaknya juga melakukan sosialisasi protokol kesehatan pelaksanaan pemantuan protokol kesehatan (PPKM) mikro kecil kepada masyarakat. Salah salah satunya dengan mensosilisasikan protokol kesehatan 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan menaati aturan. (wes/hmden)

Hosting Indonesia
Artikel sebelumyaWalikota Jaya Negara Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di SMP Dharma Wiweka
Artikel berikutnyaKasus Meninggal Nihil, Kasus Baru Covid-19 di Kota Denpasar Melonjak 216 Orang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here