ist
ALSINTAN – Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali Wayan Sunada menyerahkan bantuan alsintan berupa traktor dan pompa air secara simbolis kepada sejumlah subak di Bali, Senin (11/10).
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Pemprov Bali melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Senin (11/10) menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah subak. Bantuan alsistan yang berupa 5 unit traktor dan 5 buah pompa air tersebut diserahkan Sekretaris Dinas Pertanian dan Pertahanan Pangan Bali Wayan Sunada didampingi Kabid Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Ketut Arya Utama.
Lima unit traktor roda dua diserahkan kepada (1) Subak Uma Panji Bakti Seraga Buleleng, (2) Kelompok Tani Mentik Sari Mekar Desa Tamblang, Kubu Tambahan, Buleleng, (3) Kelompok Tani Mekar Sari Rahayu, Desa Bengkala, Kubu Tambahan, Buleleng, (4) KUB Petani Porang Maju Bersama Mundeh Kauh, Selemadeg Barat, Tabanan, serta (5) Subak Akah, Desa Akah, Klungkung.
Sementara 5 pompa air diserahkan kepada (1) Subak Penyaringan, Desa Mendoyo Jembrana, (2) Subak Pemangket Awen Barat, Desa Tegal Badeng, Jembrana, (3) Subak Pangkung Buluh Desa Kaliakah, Jembrana, (4) Subak Kedua, Desa Lelateng, Jembrana, serta (5) Subak Tegal Badeng, Desa Tegal Badeng Timur Jembrana.

Bantuan traktor kepada lima subak.
Plt. Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan dalam sambutannya yang dibacakan Sekdis Wayan Sunada menyatakan, pemerintah berupaya menyediakan pangan dalam jumlah cukup. Dengan begitu, produktivitas sektor pertanian harus digenjot dengan bantuan alat-alat yang dibutuhkan seperti trantor dan pompa air ini.
Selain itu, tegasnya, sektor pertanian sangat penting dalam pembentukan PDRB. “Di saat ekonomi mengalami kontraksi pada saat covid-19 ini, sektor pertanian justru masih tumbuh positif,” katanya.
Karena itu, ungkapnya, pemerintah akan melakukan transformasi struktur ekonomi dengan mengembangkan sektor-sektor lainnya di luar pariwisata. Untuk ini, Pemprov Bali sudah menyiapkan payung hukum yang mendukung seperti Perda 8 tahun 2019 tentang sistem pertanian organik, Pergub Bali No. 99 tahun 2018 tentang pemasaran pemanfaatan produk pertanian, perikanan dan industri lokal.
Wayan Sunada berharap bantuan alsistan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal dan dirawat dengan baik sehingga bisa digunakan dalam jangka waktu lama. “Kami minta alsistan ini digunakan secara maksimal dan dirawat dengan baik,” ujar Sunada sembari menambahkan, bantuan ini menggunakan sumber dana dari APBN.
Dengan digunakan secara maksimal, produktivitas pertanian akan maksimal dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Selain itu, produksi yang maksimal, tegasnya, akan mampu meningkatkan kesejahteraan petani.
Sementara itu, Kelian Subak Penyaringan, Medoyo Jembrana, I Gede Sumarwen menyampaikan terima kasih atas bantuan pompa air tersebut. Menurutnya, bantuan ini sangat dia tunggu. Hal ini karena dua tahun lalu, air yang mengaliri sawah di subaknya yang seluas 31 hektar terputus akibat banjir.
“Air di subak kami terputus. Pompa ini akan kami pasang di sumber sisa air subak lainnya. Subak kami ada di paling belakang,” tuturnya. (sar/bvn)









































