Beranda Another Region News Triwulan I 2021 Diproyeksi Melambat, Vaksinasi Jadi Kata Kunci Pertumbuhan Ekonomi Bali

Triwulan I 2021 Diproyeksi Melambat, Vaksinasi Jadi Kata Kunci Pertumbuhan Ekonomi Bali

Trisno Nugroho

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Pada triwulan I tahun 2021, pertumbuhan ekonomi Bali diproyeksi melambat dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya yakni triwulan IV tahun 2020. Proyeksi ini dikemukakan Kepala BI Perwakilan Bali Trisno Nugroho di sela-sela acara vaksinasi covid-19 bagi pelaku industri keuangan di Gedung BI Renon, Sabtu (6/3).

Pelambatan ini, ujarnya, disebabkan banyak faktor. Salah satunya jumlah penumpang pesawat pada triwulan I 2021 hanya 2.500 hingga 3.000 orang. Sementara pada triwulan IV 2020, jumlah penumpang menembus 6.000-10.000 orang.

Faktor lainnya, tegas Trisno Nugroho, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro kembali diperpanjang. Dengan perpanjangan ini, tegasnya, aktivitas ekonomi maupun bisnis dipastikan terhambat.

Mengenai tingkat perlambatan ini, Trisno menyatakan masih sangat dinamis, apalagi Maret masih sedang berlangsung. Perlambatan baru bisa terlihat ketika Maret ini sudah berakhir. “Yang pasti masih dinamis,” tegasnya.

Ditanya mengenai kata kunci kebangkitan ekonomi khususnya di Bali, Trisno menyatakan tiada lain vaksinasi. Karenanya, akselerasi vaksinasi perlu dipercepat, minimal pada akhir Juli vaksinasi sudah bisa menyasar hingga 1 juta warga.

Terkait vaksinasi yang menyasar industri keuangan, ujarnya, masih jauh di bawah. Pelaku industri keuangan di Bali berpeluang menembus angka 5.000 bahkan lebih. Ini belum termasuk pimpinan dan karyawan bank perkreditan rakyat (BPR).

Trisno berharap, vaksinasi ini bisa berkelanjutan. Jika sehari bisa 1.000, jumlah pekerja lembaga keuangan yang jumlahnya 5.000 bisa diambil dalam waktu 5 hari. Namun itu semua tergantung persediaan vaksin.

Mengenai pentingnya vaksin ini, tegasnya, pelaku ekonomi baik UMKM maupun pengusaha besar akan bisa menjalankan roda ekonominya tanpa rasa takut terpapar covid-19. Demikian juga warga luar yang ingin masuk ke Bali merasa aman dan nyaman. Dengan demikian, ekonomi dipastikan menggeliat jika semua warga di Bali sudah memperoleh vaksinasi covid-19.

Baca Juga  Bagikan Daging Ayam, Made Wijaya Komitmen Ringankan Beban Krama Tanjung Benoa

Editor N. Sarmawa