ist
Bupati Nyoman Giri Prasta
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta akan memaksimalkan potensi pajak daerah dan berupaya memperjuangkan dana-dana pusat sehingga semua program yang dirancang pada 2021 ini berjalan dengan baik. Hal itu diungkapkannya seusai menyampaikan pidato pada rapat paripurna istimewa DPRD Badung, Jumat (26/2).
Dalam masa pandemi covid-19 ini, pendapatan asli daerah (PAD) Badung jauh merosot dari kondisi normal. Pajak hotel dan restoran (PHR) yang selama ini menjadi andalan Badung nyaris merayap. Demikian juga dengan sumber-sumber pendapatan lainnya.
Untuk menjawab ini, Giri Prasta menyatakan potensi pajak daerah di Badung masih cukup terbuka. Salah satunya, ujarnya, Badung masih memiliki piutang pajak yang berpeluang untuk ditagih. “Nilainya sekitar Rp 600 miliar,” katanya.
Penagihan piutang pajak, ujarnya lagi, akan dihidupkan dan dimaksimalkan. Hal ini karena piutang pajak tersebut milik masyarakat Badung.
Di luar itu, pihaknya juga akan melakukan ekstensifikasi pajak. Pejabat asal Pelaga, Petang Badung tersebut meyakini bantuan dari pemerintah pusat juga pasti ada untuk Kabupaten Badung. “Hal inilah yang mendukung optimisme saya selaku bupati untuk bisa menjalankan program-program populer untuk rakyat terutama lima bidang prioritas di Badung,” tegasnya sembari menambahkan, minimal untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Badung.
Terkait dengan belanja aparatur yang cukup besar, sementara dana alokasi umum (DAU) dari pemerintah pusat jauh dari kebutuhan, Giri Prasta menyampaikan, persoalan gaji pegawai memang menjadi kewajiban pemerintah pusat lewat DAU. “Ini sebagai wujud regulasi,” ungkapnya.
Namun karena celah fiskal negatif, ujarnya, Badung dipandang sudah bisa untuk mandiri. Maka kebutuhan di Kabupaten Badung Rp717 miliar untuk gaji pegawai diberikan hanya Rp 300 miliar. Sisanya diambilkan dari pendapatan asli daerah (PAD).
Ini tentu saja, kata Giri Prasta berlaku ketika era normal. Karena dunia dan nasional sudah mengetahui bahwa posisi Badung seperti sekarang ini, pihaknya sudah mengupayakan bersurat ke pusat untuk tujuan ini. “Mudah-mudahan sesuai dengan kebutuhan pegawai negeri yang ada di Badung mendapatkan bantuan,” ujarnya.
Editor N. Sarmawa









































