Beranda Berita Utama Update Covid-19 di Kota Denpasar, Kasus Sembuh Bertambah 71 Orang, Kasus Positif...

Update Covid-19 di Kota Denpasar, Kasus Sembuh Bertambah 71 Orang, Kasus Positif Bertambah 82 Orang

ist

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Penambahan kasus sembuh, positif dan meninggal dengan status terkonfirmasi covid-19 masih terjadi di Kota Denpasar. Berdasarkan data resmi pada Jumat (9/4), ibu kota Provinsi Bali ini mencatatkan penambahan kasus sembuh 71 orang. Pun demikian, di hari yang sama kasus positif covid-19 bertambah di angka 82 orang. Sementara itu pasien meninggal dunia bertambah 4 orang.

“Perkembangan kasus harian, pada hari ini kasus sembuh bertambah 71 orang, kasus positif bertambah 82 orang dan 4 pasien meninggal dunia. Masih terjadinya penularan covid-19 saat ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Jumat (9/4).

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 13.042 kasus, angka kesembuhan pasien covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 12.055 orang (92,44 persen), meninggal dunia 273 orang (2,09 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 714 orang (5,47 persen).

Terkait kasus meninggal dunia, pasien pertama diketahui seorang perempuan usia 65 tahun yang berdomisili di Desa Kesiman Kertalangu. Pasien kedua juga merupakan seorang perempuan usia 51 tahun yang berdomisili di Kelurahan Padangsambian. Pasien ketiga merupakan seorang laki-laki usia 61 tahun yang berdomisili di luar Kota Denpasar dan pasien keempat juga merupakan seorang laki-laki usia 53 tahun yang berdomisili di Padangsambian Kelod.

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Baca Juga  Presiden Tinjau Vaksinasi Masal Bagi Masyarakat dan Difabel di Pelabuhan Tanjung Emas

Editor Wes Arimbawa