bvn/hmden
PUJAWALI SAKENAN – Walikota Jaya Negara bersama Wakil Walikota Arya Wibawa dan Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana menghadiri persembahyangan serangkaian Pujawali Pura Sakenan, Sabtu (29/11).
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Jajaran Pemkot Denpasar melaksanakan persembahyangan serangkaian pujawali di Pura Dalem Sakenan, Desa Adat Serangan, Denpasar, yang juga bertepatan dengan Hari Suci Kuningan, Sabtu (29/11). Pelaksanaan bhakti pujawali dihadiri langsung Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa serta Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana.
Tampak hadir pula Wakil Ketua III DPRD Kota Denpasar I Made Oka Cahyadi Wiguna, Panglingsir Puri Kesiman AA Ngurah Gede Kusuma Wardana, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa bersama pimpinan OPD serta masyarakat dan pemedek yang datang silih berganti sejak pagi hari untuk melaksanakan persembahyangan.
Panglingsir Puri Kesiman AA Ngurah Gede Kusuma Wardana menjelaskan, pelaksanaan pujawali di Pura Sakenan Kota Denpasar dilaksanakan setiap enam bulan sekali pada Saniscara Kliwon Wuku Kuningan atau Hari Suci Kuningan. Pujawali kali ini tetap berlangsung sebagaimana biasa dengan tetap memegang teguh tatwa.
“Secara tatwa pelaksanaan upakara tetap sama, nantinya Ida Bhatara Nyejer selama 3 hari hingga 2 Desember mendatang,” ujarnya sembari mengimbau agar pemedek datang bergantian hingga upacara penyineban pada Selasa (2/12) mendatang.
Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara usai persembahyangan mengatakan, pelaksanaan bhakti piodalan ini dilaksanakan sebagai wujud sradha bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa untuk menciptakan kerahayuan jagat. Sudah sepatutnya seluruh elemen masyarakat, utamanya krama untuk menjadikan ini sebagai sebuah momentum dalam menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana
“Dengan pelaksanaan upacara ini, mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara Parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana,” ujar Jaya Negara sembari mengucapkan Rahajeng Rahina Kuningan bagi umat se-Dharma dimanapun berada.
Lebih lanjut dijelaskan, untuk mengantisipasi membludaknya pemedek yang tangkil, pihaknya mengimbau agar masyarakat yang hendak tangkil dapat memanfatkan waktu bhakti penganyar. Selama tiga hari Ida Bhatara Nyejer masyarakat dapat melaksanakan persembahyangan pujawali.
Tak hanya itu, pihaknya juga telah menyiapkan dua titik sebagai kantong parkir untuk mengantisipasi krodit lalu lintas, keduanya yakni parkir di Kawasan Pura Dalem Sakenan, lapangan depan SMPN 11 Denpasar, dan parkir di Kawasan Lapangan I Wayan Bulit Serangan.
“Jadi kami mengimbau masyarakat untuk tidak fokus ke satu hari saja untuk tangkil, bisa memanfaatkan saat bhakti penganyar, dan untuk parkir agar dapat menuju lokasi yang disediakan oleh panitia untuk menghindari kemacetan lalu lintas disekitar pura,” ujarnya. (wes/hmden)








































