bvn/hmden
Wawali Arya Wibawa melaunching satu data Denpasar, Senin (31/10/2022).
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, keberadaan data menjadi sangat penting dan strategis. Meski demikian, pemanfaatan dan rilis data pemerintah tidak hanya terbatas pada penggunaan secara internal antar-instansi pemerintah semata, namun juga dapat dirilis dan dimanfaatkan secara terbuka sebagai bentuk pemenuhan pelayanan data publik bagi masyarakat. Hal ini disampaikan Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, SE, MM, yang didampingi Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfos) Kota Denpasar IB Alit Adhi Merta saat me-launching Satu Data Denpasar (satudata.denpasarkota.go.id) di Gedung Sewaka Dharma, Senin (31/10).
Pada saat yang sama juga dirilis aplikasi Sistem Informasi Dengan Tanda Tangan Eletronik (Identik) serta rilis kerja sama dengan Inovasi Solusi Nusantara (ISN) sebagai upaya mendukung terwujudnya smart city di Kota Denpasar. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar yang diwakili Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar I Ketut Suteja Kumara, BPS Kota Denpasar, Dinas Kominfos Provinsi Bali serta stakeholder terkait.
Wawali Kadek Agus Arya menambahkan, saat ini data diperlukan dan bahkan menjadi dasar penting dan strategis dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan di berbagai tingkatan. “Perencanaan berbasis data yang akurat akan dapat mewujudkan program pembangunan yang tepat guna dan tepat sasaran sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Wawali Kadek Agus Arya.
Kadiskominfos IB Alit menambahkan, Satu Data Denpasar ini merupakan wujud spirit Vasudhaiva Kutumbakam. “Portal Satu Data Denpasar terwujud berkat sinergi dan kolaborasi pembina data kota denpasar yaitu Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Denpasar dengan walidata Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfos) Kota Denpasar serta produsen data yang meliputi seluruh perangkat daerah, perumda, kecamatan, kelurahan dan desa. Oleh karenanya pihaknya berharap seluruh perangkat daerah, perumda, kecamatan dan desa/kelurahan dapat menyampaikan dan memperbarui secara berkala data-data yang menjadi kewenangannya kepada publik melalui portal Satu Data Denpasar ini. “Selalu menerapkan prinsip-prinsip keamanan data dan informasi SPBE dalam berinteraksi digital dan meningkatkan Security Awareness untuk mencegah pencurian data dan informasi penting milik Pemerintah,” harapnya.
Pada momen tersebut Pemerintah Kota Denpasar juga me-launching Identik sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penandatanganan dokumen pemerintah. “Dengan Identik, dokumen dapat ditandatangan dengan cepat dan mudah, kapan pun dan darimana pun dengan tetap mempunyai kekuatan hukum dan keabsahan yang sama dengan tanda tangan basah,” jelas alumnus Universitas Udayana ini.
Penggunaan Identik juga akan menghemat pengeluaran dan penggunaan kertas dan tinta sehingga eco-friendly, lebih ramah lingkungan. “Harapannya dengan aplikasi ini pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin meningkat,” jelasnya.
Pada saat yang sama juga dirilis penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kota Denpasar dengan start up Inovasi Solusi Nusantara (ISN). Kadis Kominfos menyatakan, kerja sama dilaksanakan untuk mewujudkan dan membangun kota cerdas berbasis data di Kota Denpasar. “Tujuannya untuk membangun dan mengembangkan berbagai inovasi yang dapat menjadikan Kota Denpasar sebagai Kota Cerdas yang berkelanjutan dan mewujudkan masyarakat yang kreatif dan inovatif,” kata Kadis Gus Alit demikian sapaan akrabnya.
Pihaknya menegaskan, semua inovasi yang di-launching tersebut sebagai wujud motto sewaka dharma, melayani adalah kewajiban. “Semua inovasi yang dilakukan, bermuara pada upaya mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat dan harapannya akan dapat memberi manfaat yang optimal,” katanya. (wes/hmden)









































