Beranda Badung News Wiradana Minta Bappeda Amankan Anggaran KBS, Rara Hita Soroti Vaksin Covid-19

Wiradana Minta Bappeda Amankan Anggaran KBS, Rara Hita Soroti Vaksin Covid-19

ist

Rara Hita Sukma Dewi dan Nyoman Gede Wiradana

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Dalam rapat kerja dengan sejumlah OPD seperti Dinas Kesehatan RSD Mangusada, Dinas Sosial, Bappeda, BPKAD serta BPJS Kesehatan, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Badung Nyoman Gede Wiradana meminta Bappeda untuk mengamankan anggaran untuk program Krama Badung Sehat (KBS). “Dalam masa transisi ini, kami minta Bappeda untuk bisa mengamankan anggaran untuk KBS ini,” tegasnya pada raker yang berlangsung Kamis (7/1/2021) tersebut.

Selanjutnya, dia minta dinas terkait yakni Dinas Kesehatan untuk melakukan komunikasi ke pusat sehingga anggaran KBS tak menyalahi aturan atau sistem yang ditetapkan dalam permendagri. “Silakan lakukan komuniaksi sehingga KBS tetap bisa berlanjut,” ujar politisi PDI Perjuangan Dapil ABiansemal tersebut.

Pada kesempatan itu, Wiradana juga memastikan akan mengawal anggaran untuk pembangunan gedung RSD Mangusada untuk Blok E, F dan G. Dengan anggaran Rp 61 miliar, dia berharap gedung ini bisa beroperasi terutama untuk ruang rawat inap pasien covid-19. “Kami pastikan akan mengawal ini,” tegasnya.

Satu lagi yang diatensi, dia meminta Dinas Sosial  agar bantuan terkait covid-19 seperti BLT dan sebagainya tepat sasaran dan tak ada potongan sama sekali. Selain itu, Wiradana juga minta bantuan tersebut cepat dan efisien. “Kami tak mau masyarakat ribut lagi terkait bantuan-bantuan yang harus diterima,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV lainnya Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi lebih banyak menyoroti soal vaksin covid-19 yang sudah tiba di Bali.  Politisi PDI Perjuangan Dapil Mengwi tersebut meminta diadakan pendataan dan pemahaman termasuk eksekusinya kepada masyarakat. “Persyaratan untuk bisa divaksin seperti apa, ini harus disosialisasikan,” ujarnya.

Baca Juga  Sekda Dewa Indra Minta REI Selaraskan Program Kerja dengan Perubahan Paradigma Pembangunan

Sementara terkait dengan gedung E, F dan G RS Mangusada dinilainya masih dalam perjuangan. Namun saat ini, pasien covid sudah ditempatkan hingga di UGD. Ini harus dicarikan alternatif segera agar masyarakat tetap bisa terlayani dengan baik.

Sementara di masa transisi, delapan RS yang selama ini diajak kerja sama dan saat ini belum bisa melayani KBS agar segera disosialisasikan ke masyarakat. “Jangan sampai mereka tidak tahu dan akhirnya ribut,” tegasnya.

Editor N. Sarmawa