Beranda Berita Utama Dapat Alokasi 4.602 Formasi, Pemkot Denpasar Prioritaskan Pengangkatan PPPK Tahun 2024

Dapat Alokasi 4.602 Formasi, Pemkot Denpasar Prioritaskan Pengangkatan PPPK Tahun 2024

Hosting Indonesia

bvn/hmden

ANGKAT PPPK – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara memastikan memprioritaskan pengangkatan PPPK tahun 2024.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Pemerintah Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Walikota I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa terus fokus pada beragam inovasi dan terobosan. Kali ini, pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi salah satu prioritas selain peningkatan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan yang juga terus bergulir setiap tahunnya. Hal ini diungkapkan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara di sela-sela tugas dinas kepemerintahan pada Rabu (3/4).

Walikota Jaya Negara menjelaskan, peranan tenaga kontrak dalam mendukung pelaksanaan urusan pemerintah di lingkungan Pemkot Denpasar sangatlah penting. Pengangkatan PPPK ini diharapkan mampu mendukung karier para tenaga kontrak di lingkungan Pemkot Denpasar.

Lebih lanjut dijelaskan, pada APBD tahun 2023 lalu, Pemerintah Kota Denpasar menaikkan pendapatan gaji tenaga kontrak secara bertahap. Hal ini selain menyesuaikan dengan UMR yang telah ditetapkan, juga diharapkan mejadi pemacu semangat bagi para pegawai untuk terus meningkatkan kinerja. “Hal ini muaranya selain penyesuaian terhadap UMR, juga untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja pegawai di lingkungan Pemkot Denpasar,” ujarnya.

Tak haya itu, pada tahun 2023 lalu Pemkot Denpasar telah mengangkat dan menyerahkan secara resmi SK Walikota kepada 1.106 PPPK pada Kamis (28/3). Jumlah tersebut terdiri atas 86 tenaga teknis, 537 tenaga kesehatan dan 483 guru. Pada tahun 2024 ini, Pemerintah Kota Denpasar secara resmi telah mengusulkan formasi PPPK 4.602 formasi. Jumlah tersebut terdiri atas 4.111 tenaga teknis, 59 tenaga kesehatan dan 432 guru.

“ini merupakan program prioritas kami dalam mendukung dan menciptakan kesejahteraan pegawai sebagai upaya meningkatkan kinerja dan pelayanan bagi masyarakat,” ujarnya. (wes/hmden)

Baca Juga  Bertambah 46 Orang, Pasien Sembuh Covid-19 di Bali Capai 3.624 Orang
Hosting Indonesia