ist
KAMBING – Kambing, salah satu hewan kurban yang kini banyak dijajakan untuk kebutuhan Idul Adha.
MANGUPURA (BALIVIRAL NEWS) –
Hari Raya Idul Adha 1440 H/2019 M jatuh pada Minggu (11/8) besok. Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung pun telah menyiapkan tim untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban yang akan dipotong pada Hari Raya Idul Adha. Hal ini untuk memastikan hewan kurban tidak mengandung penyakit, sehingga aman dikonsumsi masyarakat.
“Sama seperti Idul Adha tahun lalu, kami juga menyiapkan petugas untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban,” kata Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Gede Asrama, Jumat (9/8) kemarin.
Petugas yang dikerahkan ke lapangan diantaranya meliputi 33 dokter hewan 20 orang petugas teknis dan 100 mahasiswa dari Unud. Menurut rencana pemeriksaan hewan kurban akan dilakukan mulai hari ini. “Kami akan melakukan pemeriksaan antemortem (pemeriksaan sebelum kematian),” tegasnya.
Pemeriksaan antemortem ini untuk melihat ciri-ciri fisik apakah hewan tersebut dalam kondisi sakit atu tidak. Bila petuga menemukan hewan kurban memiliki gejala sakit, maka petugas akan menyarankan untuk tidak dipotong.
Kemudian, untuk pemeriksaan berikutnya adalah pemeriksaan postmortem. Pemeriksaan ini biasanya berupa pemeriksaan organ dalam, yakni hati, limpa, paru, jantung dan ginjal.
Mengenai berapa jumlah hewan kurban tahun ini, Asrama mengaku belum mendapatkan data. Sebab, tim belum turun ke lapangan. “Tapi kalau untuk data tahun lalu (2018) itu totalnya ada 1.415 ekor terdiri dari sapi 459 ekor dan kambing 956 ekor,” ungkapnya sembari menyatakan tempat pemotongan hewan kurban tersebar di 53 titik se-Kabupaten Badung.
Data data tahun 2018, jumlah hewan kurban terbanyak ada di Kecamatan Kuta Utara yakni mencapai 385 ekor (55 sapi dan 330 kambing), Kecamatan Kuta Selatan sebanyak 353 ekor (89 sapi dan 264 kambing), Kecamatan Kuta sebanyak 310 ekor (57 sapi dan 253 kambing), Kecamatan Abiansemal sebanyak 281 ekor (241 sapiu dan 40 ekor kambing), Kecamatan Mengwi sebanyak 50 ekor (13 sapi dan 37 kambing), dan Kecamatan Petang sebanyak 36 ekor (4 sapi dan 32 kambing).
Edited by Wes Arimbawa









































