Beranda Berita Utama K3S Kota Denpasar Berikan Bantuan Balita Pengidap Gizi Buruk di Denpasar Utara

K3S Kota Denpasar Berikan Bantuan Balita Pengidap Gizi Buruk di Denpasar Utara

ist

GIZI BURUK – Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara menyambangi balita pengidap gizi buruk di wilayah Jalan Ahmad Yani Selatan, Denpasar Utara pada Kamis (25/3).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Kepedulian ditunjukan Pemerintah Kota Denpasar melalui Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar kepada masyarakat yang membutuhkan uluran bantuan. Seperti pada kamis (25/3) Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara bersama Wakil Ketua, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa didampingi Kadis Sosial, I Made Mertajaya menyambangi keberadaan balita pengidap gizi buruk di wilayah Jl. Ahmad Yani Selatan, Denpasar Utara.

Seperti diketahui balita tersebut mengidap gizi buruk sejak bulan Januari lalu oleh karenanya diberikan bantuan paket sembako serta biskuit balita oleh Ketua K3S Kota Denpasar serta bantuan penanganan medis lainnya.

Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara didampingi Wakil Ketua, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat maksimal bagi pemenuhan gizi anak pengidap gizi buruk ini. “Pemkot Denpasar terus berkomitmen penuh memberantas gizi buruk serta stunting di Kota Denpasar dengan cara mengedepankan edukasi bagi orangtua untuk menyiapkan gizi yang baik dan seimbang bagi buah hatinya.

Selain itu, Ny. Antari Jaya Negara juga mengajak seluruh masyarakat Kota Denpasar khususnya para orangtua untuk mulai menyiapkan menu makanan yang sehat seimbang bagi pemenuhan gizi buah hati tercinta. Semoga ke depannya tidak ditemui lagi kasus seperti ini lagi di Kota Denpasar,” tegas Ny. Antari Jaya Negara.

Sementara orangtua balita pengidap gizi buruk, Eko Sumartono berterima kasih atas bantuan dan perhatian Pemerintah Kota Denpasar. “Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan dan kesembuhan anak kami,” ujarnya.

Baca Juga  Terapkan "Door to Door", Ketua TP PKK Badung Tinjau Vaksinasi Kedua Untuk Penyandang Disabilitas

Editor Wes Arimbawa