Beranda Bali News Kasus Positif Covid-19 di Bali Bertambah 25 Orang, Pasien Sembuh Bertambah 22...

Kasus Positif Covid-19 di Bali Bertambah 25 Orang, Pasien Sembuh Bertambah 22 Orang

ist

Dewa Made Indra

 

DENPASAR (BALIVIRAL NEWS) –
Pemerintah Provinsi Bali, melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kembali menyampaikan perkembangan Penanganan Virus Disease Corona (Covid-19) di Provinsi Bali.
Pertama soal kasus, kata Ketua Harina Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali Dewa Made Indra, jumlah kumulatif pasien positif 262 orang. “Ada tambahan 25 orang WNI, terdiri atas 3 orang PMI dan 22 orang transmisi lokal,” katanya.
Jumlah pasien yang telah sembuh, katanya, tercatat 151 orang. Jumlah ini bertambah 22 orang WNI, terdiri atas 14 orang PMI dan 8 orang non-PMI. Jumlah pasien yang meninggal sejumlah 4 orang. Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 107 orang yang berada di 9 rumah sakit dan di karantina (Bapelkesmas).
Menurut Dewa Made Indra, jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, untuk transmisi lokal sejumlah 90 Orang. Hal ini juga berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. “Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini,” katanya.
Untuk memutus rantai penyebaran virus Corona, katanya, perlunya semua pihak melanjutkan dengan penuh disiplin untuk menggunakan masker di tempat terbuka, karena penggunaan masker memiliki dua (2) fungsi. Pertama, yakni bagi yang sakit (batuk dan flu) maka percikan/droplex akan tertahan oleh masker yang menyebabkan percikan itu tidak akan keluar dan mengenai orang lain. Kedua, penggunaan masker bagi yang sehat maka akan terhindar (terutama pada wajah bagian hidung, mulut dan mata) dari percikan dari orang lain.
Untuk menghindari penularan virus Corona maka kita harus disiplin/rajin untuk mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun. Karena penyebaran virus yang menempel pada benda tertentu yang kemudian kita sentuh dan menempel pada tangan akan lebih mudah hanyut melalui sabun dan air mengalir.
Selain itu hindari menyentuh bagian wajah terutama hidung, mulut dan mata setelah menyentuh benda tertentu dan sebelum mencuci tangan. Karena tiga indera dalam tubuh kita tersebut akan memudahkan bagi virus corona untuk masuk ke tubuh.
Editor Wes Arimbawa
Baca Juga  2021 Badung Tak Rekrut P3K, Ini Jawaban Bupati Badung Nyoman Giri Prasta