ist
TANGGUH – PLN memberikan penghargaan bagi wirausaha tangguh tahun 2021.
JAKARTA (BALIVIRALNEWS) –
PT PLN (Persero) mengapresiasi para pelaku usaha yang gigih menjalankan usahanya dengan memanfaatkan energi listrik sebagai penggerak utama dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi usahanya selama pandemi covid-19 melanda bangsa. Hal ini juga menjadi bagian peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November.
Melalui Penghargaan Wirausaha Tangguh 2021, PLN ingin memberikan inspirasi kepada masyarakat bahwa dalam kondisi pandemi, masih ada lapisan masyarakat yang tetap tangguh, berjuang sehingga bisa bertahan dan menolong yang lain.
Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan Bob Saril menyampaikan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi PLN kepada pelanggannya yang memanfaatkan dan menyinergikan pengembangan usahanya, sehingga mampu bertahan dan terus melaju di tengah ketidakpastian yang tinggi. Baik itu di sektor perikanan, kelautan, maupun sektor niaga (UMK).
“Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi hampir semua bidang kehidupan kita, terutama yang terdampak langsung adalah masyarakat. Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2021, PLN memilih pelanggan yang tangguh, gigih, berkreasi dan inovatif mengatasi segala keterbatasan, dengan metode dan usaha-usaha baru berbasis pemanfaatan energi listrik,” ujarnya pada acara malam Penghargaan Wirausaha Tangguh 2021 di Jakarta, Selasa (30/11/2021).
Selain memberikan apresiasi, melalui penghargaan ini PLN juga ingin memberikan inspirasi usaha-usaha produktif berbasis energi listrik PLN kepada para anak muda Indonesia. Pemberian penghargaan Wirausaha Tangguh yang meliputi empat kategori, yakni Wirausaha Tani Tangguh (Electrifying Agriculture), Wirausaha Bahari Tangguh (Electrifying Marine), Wirausaha Niaga Tangguh (UMK), dan Electrifying Heroes, dapat terus menerus menginspirasi dan memberikan motivasi kepada para petani tangguh.
“Terakhir kita ingin bersama-sama memperluas ekosistem program Electrifying Agriculutre, Electrifying Marine dan UMK. Selanjutnya kita membentuk suatu aliansi, kita bisa saling bersinergi, saling membantu satu sama lain untuk keluar sebagai pemenang di waktu Pandemi,” tegas Bob.
Dari data PLN, jumlah pelanggan yang termasuk dalam Electrifying Agriculture sampai dengan Oktober 2021 mencapai 152.895 pelanggan. Mayoritas bergerak dalam bidang pertanian 60 persen, 21 persen peternakan, kemudian 17 persen bergerak dalam bidang perikanan, dan perkebunan sebanyak 2 persen. “Yang lebih penting, PLN adalah masa depan, power beyond generation,” tegasnya. (sar/hm-pln)









































