Beranda Bali News Pasien Sembuh di Bali Tertinggi di Indonesia, Gubernur Koster Serahkan Bantuan di...

Pasien Sembuh di Bali Tertinggi di Indonesia, Gubernur Koster Serahkan Bantuan di Desa Adat Kedonganan

ist

BANTUAN – Gubernur Wayan Koster sebelum menyerahkan bantuan di Desa Adat Kedonganan, Sabtu (9/5).

 

MANGUPURA (BALIVIRAL NEWS) –
Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri dan secara simbolis menyerahkan bantuan bahan pokok sebagai bagian dari percepatan penanganan covid-19 kepada para pemuka agama dan penglingsir Desa Adat Kedonganan, yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Adat Kedonganan, Kabupaten Badung, pada Sabtu (9/5) siang.
Dalam penyerahan bantuan yang merupakan bantuan tahap kedua tersebut, tampak pula Ny. Putri Suastini Koster, Wakil Bupati Badung Wayan Suiasa, Camat Kuta, prajuru serta tokoh masyarakat Desa Kedonganan.
Gubernur Koster menyatakan, posisi Bali sekarang terkait penanganan covid-19, 65 persen pasien positif sudah sembuh dan merupakan persentase tertinggi di Indonesia. Tertinggi secara nasional, di mana dalam persentase nasional saja 16 persen yang dicatatkan sembuh, bahkan di seluruh dunia total angka persentase kesembuhannya 33 persen. Bali jauh lebih tinggi.
Penanganan Covid-19 di Bali bahkan sampai dibawa ke rapat kabinet oleh Presiden dan disebutkan bahwa penanganan Covid-19 di Bali terbaik di Indonesia. Sudah dilakukan evaluasi dan sudah pula dihitung di pusat, Bali diharapkan menjadi provinsi pertama yang bebas covid-19.
Tercatat 101 orang pasien positif kini dirawat insentif dari total 300 kasus positif. Mudah-mudahan tidak ada penambahan lagi pasien yang meninggal. Kemajuan yang kita capai sebenarnya sudah luar biasa, namun kita tetap harus disiplin. “Saya ingin mempercepat penanganan Covid-19 ini, karena itu semua lini kita perketat,” katanya.
Bendesa Adat Desa Kedonganan, Wayan Mertha menyatakan, para penglingsir inilah yang berjasa besar sebagai prajuru desa yang mengembangkan desa Kedonganan. Kegiatan nelayan dan pasar desa di Kedonganan saat ini sangat ketat dalam menjalankan protokol kesehatan. Sangat dibatasi.
Ketua Satgas Gotong Royong kita, bekerja sangat keras untuk melaksanakan segala instruksi pemerintah terkait pencegahan di tingkat desa. “Saya mewakili krama Desa Adat Kedonganan mengucapkan terima kasih yang besar-besarnya, saya merasa terharu dan terhormat atas kesediaan Bapak Gubernur dan Ibu datang dan menyerahkan bantuan kepada para penglingsir kami,” katanya.
Ketua LPD Kedonganan Ketut Madra menyatakan bersyukur sekali atas kehadiran Gubernur di Desa Kedonganan di tengah wabah covid-19 yang melanda seluruh dunia seperti saat ini.
“Kehadiran Gubernur sangat bernilai bagi kami masyarakat Kedonganan secara khusus. Saat ini, sesuai imbauan pemerintah terkait pandemi Covid-19 kami menghentikan kegiatan di Desa Kedonganan terutama di bidang pariwisata, termasuk pula kafe-kafe seafood di pinggir pantai,” katanya.
Untuk dana sembako selama tiga bulan ini, diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp 3,5 miliar. Namun bila kasus corona berakhir bulan depan, tentu saja paket sembako ini pun akan dievaluasi lagi.
Editor Wes Arimbawa
Baca Juga  Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 39 Orang
Hosting Indonesia