Beranda Bali News Sembuh Bertambah 7 Orang, Kasus Positif Baru Bertambah 22 Orang

Sembuh Bertambah 7 Orang, Kasus Positif Baru Bertambah 22 Orang

ist

COVID – Dewa Made Indra saat melaporkan update kasus covid-19 di Bali. Ada 22 penambahan kasus positif baru.

 

DENPASAR (BALIVIRAL NEWS) –
Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra yang juga bertindak selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kembali menyampaikan perkembangan penanganan virus disease corona (covid-19) di Provinsi Bali pada Selasa (28/4) petang.
Terkait update kasus, katanya, jumlah kumulatif pasien positif 215 orang. Jumlah ini bertambah 22 orang WNI, terdiri atas 9 PMI/imported case dan 13 transmisi lokal). “Jumlah pertambahan kasus positif hari ini tercatat cukup tinggi dan tidak pernah terjadi sebelumnya jumlah sebesar ini di Bali,” ujarnya.
Jumlah pasien yang telah sembuh, katanya, 88 orang.  Jumlah ini mengalami pertambahan 7 orang WNI, terdiri atas 5 orang PMI dan 2 orang non-PMI. Sementara jumlah pasien yang meninggal tetap 4 orang (2 WNA, 2 WNI)
Menurut Dewa Made Indra, jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 123 orang yang berada di 11 rumah sakit rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas. Sebagian besar pasien ini dilaporkan dalam kondisi fisik yang baik/sehat, hanya harus melakukan prosedur isolasi dan harus kembali diperiksa SWAB-nya untuk selanjutnya bisa dinyatakan sembuh. “Mari kita doakan bersama, agar semuanya bisa sembuh dalam waktu yang secepatnya,” katanya.
Keseluruhan jumlah kasus positif ini dapat dirinci WNA 8 orang, WNI 207 orang. 207 orang WNI ini bisa dirinci lagi, 133 orang positif karena imported case (mayoritas pekerja migran Indonesia), 20 orang positif berasal dari daerah terjangkit, sedangkan 54 orang merupakan transmisi lokal.
Menurut persentasenya, katanya, ketiga kategori ini adalah 65,58 % imported case, 9,30 % dari daerah terjangkit dan transmisi lokal 25,11 %.   “Artinya sebagian besar kasus positif masih berupa imported case,” katanya.
Kasus transmisi lokal yang secara persentase berada di posisi kedua harus menjadi perhatian kita bersama. Pertambahan kasus transmisi lokal hari ini (28/4) sejumlah 22 orang, 13 di antaranya transmisi lokal. “Dari 13 orang ini saya laporkan, sejumlah 8 orang berasal dari satu banjar di Bangli yakni Banjar Slokadan, Desa Abuan dan 4 orang juga berasal dari satu lingkungan di Karangasem, yakni Padangkerta,” katanya.
Penyebab utama kasus transmisi lokal baru ini adalah mereka mendapatkan penularan karena kontak dengan orang yang positif terlebih dahulu yakni PMI yang pulang dan melakukan karantina mandiri di rumah. Menurut laporan, PMI tersebut tidak menunjukkan gejala.
“Karena jumnlahnya yang besar dan berada dalam satu banjar, satu lingkungan, saya langsung berkoordinasi dengan Bupati Bangli dan Bupati Karangasem. Saya langsung meminta untuk menjaga dengan baik, agar tidak ada lagi transmisi lokal di lokasi tersebut,” tegasnya.
Editor Wes Arimbawa
Baca Juga  Kasus Baru Covid-19 di Bali Bertambah 11, Kasus Sembuh Bertambah 41 Orang