ist
Pemimpin PNM Cabang Denpasar, Jimi Firmansyah
DENPASAR (BALIVIRAL NEWS) –
Di era adaptasi kebiasaan baru (new normal), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM Cabang Denpasar, melalui Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU), tetap mengadakan kegiatan pendampingan kepada nasabah yang diselenggarakan secara online bertajuk “Strategi Pengelolaan Keuangan Usaha, di Tengah Tatanan Kehidupan Baru”. Kegiatan PKU online ini merupakan yang ketiga selama pandemi covid-19 dan dilakukan oleh 12 kantor ULaMM dengan jumlah peserta lebih dari 300 nasabah.
Kegiatan pendampingan nasabah ULaMM kali ini bekerja sama dengan PT Micro Madani Institute/PT MMI. Hadir sebagai narasumber inspiratif Direktur Utama PT MMI, L. Dodot Patria Ary Suprianto dan Direktur Keuangan, Mariatin Sri Widowati. Pada sesi interaksi nasabah juga didampingi oleh Pemimpin PNM Cabang Denpasar, Jimi Firmansyah dan kepada bagian PKU PT PNM (Persero), Ermy Margayanti.
Kepada Baliviral News, Rabu (19/8/2020), Pemimpin PNM Cabang Denpasar, Jimi Firmansyah menyatakan, kegiatan pendampingan nasabah ULaMM merupakan wujud kepedulian PNM untuk terus memberikan kontribusi dalam membantu pelaku UMKM mendapatkan strategi dan solusi dalam pengelolaan keuangan usahanya, di masa penerapan tatanan kehidupan baru di tengah pandemi covid-19.
Kegiatan pelatihan dan pendampingan kepada nasabah, ujarnya, masih tetap mengacu pada protokol kesehatan yang dilakukan secara online. Kegiatan ini di samping dimasudkan untuk memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan usaha untuk nasabah, juga dimaksudkan agar PNM terus dapat menyapa dan mendampingi nasabahnya serta senantiasa berusaha mencarikan solusi atas kendala usaha yang sedang dialami para nasabah.
Tentang PT Permodalan Nasional Madani (Persero)
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengemban tugas khusus memajukan ekonomi kerakyatan dengan memberikan pembiayaan, pendampingan dan pembinaan usaha kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
PNM memiliki dua produk unggulan yaitu Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang memberikan layanan kepada perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro dan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang diperuntukan kepada pelaku UMKM.
Per Juli 2020 PNM telah menyalurkan Rp 9.152 miliar untuk PNM Mekaar dan Rp 866 miliar untuk ULaMM, dengan total outstanding Rp 16,722 miliar. Jumlah nasabah PNM Mekaar mencapai 6.458.159 dan ULaMM 6.344.
Saat ini PNM memiliki lebih dari 3.000 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 427 Kabupaten/Kota, dan 4.290 Kecamatan.
Editor N. Sarmawa









































