bvn/hmbad
ALAT DAN MESIN – Sekda Badung Wayan Adi Arnawa saat menyerahkan alat dan mesin untuk Subak dan Kelompok Tani Kabupaten Badung di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Darmasaba, Abiansemal, Rabu (29/11).
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung mendorong dan mendukung petani Badung untuk meningkatkan produksi, menjaga pasokan dan pengendalian inflasi komoditas hortikultura serta percepatan pertumbuhan ekonomi petani, Sekda Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Badung menyerahkan bantuan berupa alat dan mesin pertanian berupa 10 mesin traktor untuk subak dan kelompok tani di Kabupaten Badung. Adapun subak dan kelompok tani yang menerima bantuan mesin traktor yakni Subak Tanah Putih 1 unit, Subak Gerana 1 unit, Subak Buangga 2 unit, Subak Batan Badung 1 unit, Subak Tegan 2 unit, Subak Babakan 2 unit dan Kelompok Tani Bukit Sari Petang 1 unit. Petani juga menerima bantuan 50.000 benih ikan nila dan bibit tanaman sayuran.
“Tantangan kita ke depan yang sering kali terjadi adalah krisis pangan, krisis energi dan yang lainnya. Bicara tentang krisis pangan sudah tentu indikatornya adalah ketersediaan akan pangan di Badung yang sangat terbatas,” ujar Sekda Badung Wayan Adi Arnawa saat menyerahkan alat dan mesin yang dirangkaikan dengan Pelantikan serta Pengukuhan dan Pengabdian Masyarakat Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan DPD Perhimpunan Penyuluhan Pertanian Indonesia (Perhiptani) Periode 2023-2028 Kabupaten Badung di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Darmasaba, Abiansemal, Rabu (29/11).
Hadir pada pada kesempatan tersebut anggota DPRD Badung Ni Luh Putu Sekarini, Kadis Pertanian dan Pangan I Wayan Wijana, perwakilan Dinas Perikanan, perwakilan Bappeda, Kabag SDA I Made Adi Adnyana, Tripika Abiansemal, Camat Abiansemal Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, Perbekel Darmasaba IB Surya Prabhawa Manuaba, Bendesa Adat Abiansemal, pekaseh se-Desa Darmasaba, Majelis Madya Forum Subak, Majelis Alit Forum Subak, Ketua KTNA Provinsi Bali, Ketua DPW Perhiptani Bali serta petani penerima manfaat.
Ketua panitia kegiatan I Made Siasa melaporkan, KTNA merupakan organisasi profesi yang bersifat independen dengan beranggotakan Ketua Kelompok Tani, Ternak, Nelayan dan Perikanan sebagai penyalur aspirasi masyarakat petani nelayan kepada pemerintah untuk kemajuan pertanian dan juga sebagai jembatan komunikasi kebijakan dan informasi edukasi di bidang pertanian, perikanan, kehutanan serta meningkatkan pengetahuan sikap dan keterampilan petani nelayan guna penerapan teknologi tepat guna, modern hingga peningkatan mutu. (dev/hmbad)








































