Beranda Berita Utama SHU Naik 5,92 Persen, Kinerja KSU Kertasari Sedana Tetap “Moncer” di Tengah...

SHU Naik 5,92 Persen, Kinerja KSU Kertasari Sedana Tetap “Moncer” di Tengah Covid-19

sar

DILANTIK – Kabid Bina Lembaga Koperasi Ketut Pulig melantik dan mengambil sumpah pengurus dan Dewan Pengawas KSU Kertasari Sedana pada RAT, Minggu (14/2/2021).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Walau di tengah pandemi covid-19, kinerja KSU Kertasari Sedana tetap moncer. Sisa hasil usaha (SHU) koperasi milik Banjar Kertasari Peguyangan tersebut meningkat hingga 5,92 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sementara dari segi keanggotaan pun bertumbuh hingga 5,22 persen.

Hal tersebut terungkap saat rapat anggota tahunan (RAT) Tahun Buku 2020 KSU Kertasari Sedana di TK Candra Kasih Peguyangan, Minggu (14/2/2021). RAT yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat tersebut dihadiri Plt. Kabid Bina Lembaga Koperasi Ketut Pulig, pengurus, dewan pengawas, perwakilan anggota serta undangan lainnya.

Pendapatan dan biaya KSU KSS.

Ketua KSU Kertasari Sedana Ketut Serinama dalam pertanggungjawabannya menyatakan, pendapatan KSU tahun buku 2020 mencapai Rp 1.565.749.000. Pendapatan ini berasal dari sejumlah unit usaha yang dikelolanya. Hasil bunga Rp 1.005.887.000, administrasi pinjaman Rp 161.461.000, propisi pinjaman Rp50.279.000, jasa kelola sampah Rp 32.394.000, unit usaha toko Rp 246.991.000, unit usaha garase Rp 26.400.000, pendapatan lainnya Rp 42.337.000. “Secara keseluruhan pendapatan kotor KSU mencapai Rp 1.565.749.000,” ujar penggiat Sekeha Demen Bali tersebut.

Sementara biaya-biaya yang dikeluarkan untuk tahun buku 2020 mencapai Rp 1.274.598.000 yang terdiri atas biaya bunga Rp 503.370.000, biaya kantor Rp 395.465.000, biaya pegawai Rp 259.418.000, biaya penyusutan Rp 30.983.000, biaya umum Rp 85.362.000. “Setelah dipotong pajak, SHU bersih yang berhasil diraih mencapai Rp 283.350.000,” tegasnya sembari menambahkan, persentase kenaikan mencapai 5,92 persen.

Dari segi keanggotaan, ujarnya, juga mengalami pertumbuhan. Jika pada tahun sebelumnya berjumlah 517 orang, pada 2020 jumlah anggota KSU Kertasari Sedana berjumlah 544 orang. “Kenaikannya 27 orang,” ungkapnya.

Baca Juga  Audisi Mixologi Arak Bali Tampilkan Racikan Inovatif dengan Sentuhan Budaya Lokal

Karena kinerja yang moncer ini, RAT sepakat mengukuhkan kembali Pengurus Koperasi termasuk Dewan Pengawas untuk masa jabatan 2020 hingga 2023 mendatang. Walau begitu, ada dua pengurus diganti dengan alasan mengundurkan diri serta ada yang tak bisa aktif karena kesibukan. Pengurus tetap diketuai Ketut Seriname, sementara Ketua Dewan Pengawas tetap dipegang GN Pudja.

Karena sudah disepakati secara bulat, pengurus dan dewan pengawas terpilih langsung dilantik oleh Plt. Kabid Bina Lembaga Koperasi Ketut Pulig mewakili Kadis Koperasi dan UKM Kota Denpasar. RAT diakhiri dengan ramah tamah antara pengurus dengan anggota yang hadir serta undangan lainnya.

Editor N. Sarmawa