Beranda Berita Utama Rayakan HUT VI, Koperasi Kertasari Sedana Serahkan Bingkisan kepada Satgas dan Relawan...

Rayakan HUT VI, Koperasi Kertasari Sedana Serahkan Bingkisan kepada Satgas dan Relawan Covid-19

ist

BINGKISAN – Penyerahan bingkisan kepada Satgas dan Relawan Covid-19 Banjar Kertasari serangkaian HUT VI KSU Kertasari Sedana, Sabtu (1/5/2021).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

HUT keenam Koperasi Serba Usaha (KSU) Kertasari Sedana (KSS), diperingati secara sederhana di Balai Banjar Kertasari Peguyangan, Sabtu (1/5/2021). Acara yang diisi dengan potong tumpeng tersebut dihadiri Pengurus KSU KSS dan Dewan Pengawas serta sejumlah undangan seperti Lurah Peguyangan AA Gede Agung Dharma Putra, Kaling Kertasari Ketut Sunaka serta Kelian Banjar Kertasari Gusti Ngurah Sardula, pengurus banjar, PKK Banjar Kertasari, STT serta kalangan relawan.

Menurut Ketua Pengurus KSU KSS Ketut Serinama, HUT koperasi milik warga Banjar Kertasari Peguyangan tersebut sebenarnya jatuh pada 16 April 2021. “Namun karena bertepatan dengan Pahing Galungan, HUT baru digelar pada Sabtu (1/5),” ujar pensiunan guru tersebut.

Selain memotong tumpeng, peringatan HUT ke-6 KSU KSS diisi pula dengan penyerahan penghargaan kepada pemenang lomba Mesatua Bahasa Bali Tingkat Desa Peguyangan. Penghargaan diberikan kepada pemenang atas nama Ni Wayan Eka Lestari.

Perayaan HUT juga diisi dengan penyerahan bingkisan kepada Satgas dan Relawan Covid-19 Banjar Kertasari. Bingkisan ini, ujar Serinama, sebagai bentuk apresiasi terhadap kegiatan terutama upaya memutus penyebaran covid-19 di lingkungan Banjar Kertasari.

Seperti diberitakan sebelumnya, walau di tengah pandemi covid-19, kinerja KSU Kertasari Sedana tetap moncer. Sisa hasil usaha (SHU) koperasi milik Banjar Kertasari Peguyangan pada tahun 2020 meningkat hingga 5,92 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara dari segi keanggotaan juga bertumbuh hingga 5,22 persen.

Realnya, pendapatan KSU Rp 1,56 miliar yang berasal dari sejumlah unit usaha yang dikelola seperti hasil bunga, administrasi pinjaman, provisi pinjaman, jasa kelola sampah, unit usaha toko, unit usaha garase dan pendapatan lain-lain. Sementara biaya yang dikeluarkan mencapai Rp 1,27 miliar sehingga ada SHU Rp 283,3 juta.

Baca Juga  Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa "Launching" Papan Nama Banjar dan Pura dengan Aksara Bali di Desa Padangsambian Klod

Editor N. Sarmawa