ist
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Kasus sembuh covid-19 di Kota Denpasar terus bertambah. Pada Rabu (19/5) kasus sembuh covid-19 di Kota Denpasar bertambah 44 orang. Pun demikian penambahan kasus positif diketahui 39 orang dan 1 pasien dinyatakan meninggal dunia.
“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia bertambah 1 orang, kasus sembuh bertambah 44 orang dan kasus positif bertambah 39 orang. Masih terjadinya penularan covid-19 saat ini harus tetap menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Rabu (19/5).
Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 14.737 kasus, angka kesembuhan pasien covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 14.093 orang (95,63 persen), meninggal dunia 342 orang (2,32 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 302 orang (2,05 persen).
Terkait kasus meninggal dunia, diketahui seorang laki-laki usia 54 tahun yang berdomisili di Desa Dauh Puri Kangin.
Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi covid-19 dengan varian baru.
“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.
Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.
Editor Wes Arimbawa








































