Beranda Bali News 2020, Pengiriman PMI Anjlok hingga 90 Persen Lebih

2020, Pengiriman PMI Anjlok hingga 90 Persen Lebih

ist

Wiam Satriawan

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Pandemi covid-19 tak hanya membuat mandeknya sektor pariwisata dan sektor pendukungnya. Pandemi covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020 ini juga membuat pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) lumpuh.

UPT Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Denpasar Wilayah Bali mencatat pada 2020, pengiriman PMI ke luar negeri tercatat hanya 270 orang. “Dibandingkan tahun 2019, jumlah PMI ke luar negeri berjumlah 3.500 orang. Angka ini mengalami penurunan 90 persen lebih,” tegas Kepala UPT BP2MI  Denpasar Wilayah Bali Wiam Satriawan, Senin (5/7/2021).

Penurunan angka pengiriman PMI ini, tegasnya, karena menggilanya pandemi covid-19 dan Indonesia sempat mengalami black list oleh sejumlah negara karena penyebaran covid-19 yang cukup tinggi. Tutupnya bandara untuk penerbangan internasional, katanya, juga menjadi kendala pengiriman PMI ke luar negeri. “PMI harus ke Jakarta dulu untuk selanjutnya terbang ke negara tujuan,” tegasnya.

Wiam menambahkan, lembaga yang dipimpinnya juga membuka konter pelayanan pengaduan kepada CPMI. Kasus yang ditangani kebanyakan persoalan pra pemberangkatan dan masyarakat terlalu percaya kepada agen-agen PMI. “Biasanya calon PMI telah menyerahkan uang kepada agen yang identitasnya belum jelas,” katanya sembari minta calon PMI untuk hati-hati terhadap promosi berlebihan yang dilakukan oleh agen maupun pihak-pihak lain. (sar/bvn)

 

Baca Juga  Jadi Ujung Tombak Penurunan Emisi, Ini Upaya PLN Jaga Kelestarian Bumi